Cite This        Tampung        Export Record
Judul RESPON PERTUMBUHAN STEK BAMBU BETUNG ( Dendrocalamus asper Backer ) P ADA BERBAGAI BENTUK BAHAN STEK TERHADAP PEMBERIAN HORMON TUMBUH Rapid root / REZKI WAHYUNI ANWAR
Pengarang REZKI WAHYUNI ANWAR
#CONTRIBUTOR#
EDISI Skripsi
Penerbitan Universitas Hasanuddin : Fak. Kehutanan, 2013
ISMN --rezkiwahyu-9754
/Skripsi/Kehutanan / Forestry/
Subjek Respon Pertumbuhan
KEHUTANAN
Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahuirespon pertumbuhanstekbambubetungdariberbagai bentuk bahan stekserta dosis hormon yang optimalterhadappertumbuhan tunasstekbambubetung.Hasilpenelitian ini diharapkan sebagaimasukanalternatifperbanyakan bibit bambubetungsecaravegetatifmelaluibeberapa bentuk bahanserta sumber informasi penggunaan dosis hormonrapidrootyang optimal untuk pertumbuhan tanaman bambubetung.Penelitian ini dilakukanpada bulanMaretsampaiJuni2013diDesa Bambapuang, Kecamatan Anggeraja, Kabupaten Enrekang Provinsi Sulawesi Selatan.Rancangan percobaan yang digunakan adalah rancangan acak lengkap (RAL) polafaktorial. Perlakuan terdiri atas 2 faktor yaitufaktor pertama adalahbentuk bahanstekyang terdiri atas 3 taraf yakniB1 (bahan stek bambu dengan 2 buku),B2(bahanstek bambu dengan 1 buku), danB3 (bahan stek bambu berupacabangdengan sedikitbuku). Faktor kedua adalah dosis hormonrapid root, yangterdiri atas3taraf yakniD1 (20mg),D2(30 mg),danD3(40mg).Diperoleh9kombinasi perlakuanmasing-masing perlakuan dengan pengulangan3kali.Variabel yang diamati adalahtinggi tunas, jumlah daun, jumlah tunas, dan volumeakar. Data dianalisis secara statistik dengan Analisis Ragam dan dilanjutkandenganUji Beda Nyata Jujur (BNJ) atauTukey Test.Hasil penelitian menunjukkan bahwaperlakuanbentuk bahan stekberpengaruhsangatnyata pada pertambahan tinggi tunas, jumlah daun,dan volume akar danberpengaruh nyata terhadapjumlah tunas. Perlakuan dosis hormon berpengaruhsangat nyata padavolume akar, berpengaruh nyata pada pertambahan jumlahtunasdengan dosishormon30 mg (2)danberpengaruh tidak nyata pada tinggitunas dan pertambahan jumlah daun.Perlakuan interaksi antara bentuk bahan dandosis hormonberpengaruh nyata pada volume akar dengan bentuk bahan berupabahan stek bambu dengan 2 buku (B2)dandosishormon30 mg (D2)sertaberpengaruh tidak nyata pada pertambahan tinggi tunas, jumlah daun dan jumlahtunas.
Bentuk Karya Tidak ada kode yang sesuai
Target Pembaca Tidak ada kode yang sesuai

 
No Barcode No. Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
Tag Ind1 Ind2 Isi
001 INLIS000000000009191
005 20200430090333
008 200430################|##########|#|##
024 0 $a--rezkiwahyu-9754
024 0 $a/Skripsi/Kehutanan / Forestry/
035 # # $a 0010-0517009191
041 $a ind
042 $adc
084 # # $a SKR-KH13 ANW r
100 0 # $a REZKI WAHYUNI ANWAR
245 1 # $a RESPON PERTUMBUHAN STEK BAMBU BETUNG ( Dendrocalamus asper Backer ) P ADA BERBAGAI BENTUK BAHAN STEK TERHADAP PEMBERIAN HORMON TUMBUH Rapid root /$c REZKI WAHYUNI ANWAR
246 0 $a-2013
250 # # $a Skripsi
260 # # $a Universitas Hasanuddin :$b Fak. Kehutanan,$c 2013
520 # # $a Penelitian ini bertujuan untuk mengetahuirespon pertumbuhanstekbambubetungdariberbagai bentuk bahan stekserta dosis hormon yang optimalterhadappertumbuhan tunasstekbambubetung.Hasilpenelitian ini diharapkan sebagaimasukanalternatifperbanyakan bibit bambubetungsecaravegetatifmelaluibeberapa bentuk bahanserta sumber informasi penggunaan dosis hormonrapidrootyang optimal untuk pertumbuhan tanaman bambubetung.Penelitian ini dilakukanpada bulanMaretsampaiJuni2013diDesa Bambapuang, Kecamatan Anggeraja, Kabupaten Enrekang Provinsi Sulawesi Selatan.Rancangan percobaan yang digunakan adalah rancangan acak lengkap (RAL) polafaktorial. Perlakuan terdiri atas 2 faktor yaitufaktor pertama adalahbentuk bahanstekyang terdiri atas 3 taraf yakniB1 (bahan stek bambu dengan 2 buku),B2(bahanstek bambu dengan 1 buku), danB3 (bahan stek bambu berupacabangdengan sedikitbuku). Faktor kedua adalah dosis hormonrapid root, yangterdiri atas3taraf yakniD1 (20mg),D2(30 mg),danD3(40mg).Diperoleh9kombinasi perlakuanmasing-masing perlakuan dengan pengulangan3kali.Variabel yang diamati adalahtinggi tunas, jumlah daun, jumlah tunas, dan volumeakar. Data dianalisis secara statistik dengan Analisis Ragam dan dilanjutkandenganUji Beda Nyata Jujur (BNJ) atauTukey Test.Hasil penelitian menunjukkan bahwaperlakuanbentuk bahan stekberpengaruhsangatnyata pada pertambahan tinggi tunas, jumlah daun,dan volume akar danberpengaruh nyata terhadapjumlah tunas. Perlakuan dosis hormon berpengaruhsangat nyata padavolume akar, berpengaruh nyata pada pertambahan jumlahtunasdengan dosishormon30 mg (2)danberpengaruh tidak nyata pada tinggitunas dan pertambahan jumlah daun.Perlakuan interaksi antara bentuk bahan dandosis hormonberpengaruh nyata pada volume akar dengan bentuk bahan berupabahan stek bambu dengan 2 buku (B2)dandosishormon30 mg (D2)sertaberpengaruh tidak nyata pada pertambahan tinggi tunas, jumlah daun dan jumlahtunas.
540 $a#RIGHTS#
546 $aBahasa Indonesia
650 # # $a KEHUTANAN
650 # $a Respon Pertumbuhan
655 0 $adc_document$2local
700 0 # $a #CONTRIBUTOR#
786 0 $n#SOURCE_URL#
787 0 $n12015-01-08 14:43:36--rezkiwahyu-9754-1-13-rezki-).pdf./files/disk1/196/--rezkiwahyu-9754-1-13-rezki-).pdf/download.php?id=957513-REZKI WAHYUNI ANWAR-M 111 09 278(FILEminimizer).pdfapplication/pdf1074980
No Nama File Nama File Format Flash Format File Action
1 --rezkiwahyu-9754-1-13-rezki-).pdf pdf Baca Online
Content Unduh katalog
 
Karya Terkait :
ANALISIS PENGARUH KREDIT MIKRO TERHADAP PENGENTASAN KEMISKINAN MELALUI PENGEMBANGAN USAHA MIKRO DI SULAWESI TENGGARA : Analysis of microcredit effect on poverty alleviation through microenterprise development in South East Sulawesi / MUH. YANI BALAKA FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KINERJA INSPEKTORAT KOTA MAKASSAR BERDASARKAN PERSEPSI PEGAWAINYA ANALISIS KESESUAIAN KEMAMPUAN SUMBER DAYA MANUSIA APARATUR DENGAN PERSYARATAN JABATAN DI KABUPATEN SIDENRENG RAPPANG : An Analysis On The Suitability Between Official Human Resources And Position Requirements In Sidenreng Rappang Regency / ANDI NILWANA PILIHAN MODA PETE-PETE DAN OJEK DI KOTA MAJENE SULAWESI BARAT : THE CHOICE OF MODES PETE-PETE AND OJEK IN MAJENE TOWN WEST SULAWESI BARAT / WAHYUNI PENENTUAN PRIORITAS PENANGANAN JALAN DI KECAMATAN MANDONGA KOTA KENDARI : Determination of Handling Priority of Road in Mandonga District of Kendari City / JANY Show More