Cite This        Tampung        Export Record
Judul TINJAUAN YURIDIS UPAYA PEMERINTAH INDONESIA DALAM EKSTRADISI PELAKU KORUPSI YANG MELARIKAN DIRI KE LUAR NEGERI / FARRAH CAROLINE MANGINTEK
Pengarang FARRAH CAROLINE MANGINTEK
#CONTRIBUTOR#
EDISI Skripsi
Penerbitan Universitas Hasanuddin : Fak. Hukum, 2012
ISMN --farrahcaro-9536
/Skripsi/Hukum / Law/Hukum Internasional/
Subjek HUKUM INTERNASIONAL
Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya pengaturanmengenai ekstradisi terhadap pelaku korupsi dalam Undang-Undang No.1 Tahun 1979 Tentang Ekstradisi, prosedur atau tata cara dalamekstradisi pelaku korupsi yang diterapkan Indonesia, serta upaya dankendala yang dihadapi Indonesia dalam proses ekstradisi yang terjadiselama ini.Penelitian ini dilaksanakan di Perpustakaan Wilayah PropinsiSulawesi Selatan, Perpustakaan Pusat Universitas Hasanuddin, danPerpustakaan Fakultas Hukum Universitas Hasanuddin. Disamping itu,penulis juga memperoleh data-data dari berbagai sumber di internet.Metode penelitian yang digunakan dalam pengumpulan data adalahpenelitian kepustakaan (library research), yakni dengan cara mempelajaribahan bacaan seperti buku, jurnal, artikel, majalah, surat kabar sertabahan lain yang erat kaitannya dengan objek yang diteliti. Data tersebutkemudian diolah dan dianalisa dengan pendekatan kualitatif sehinggadapat disajikan dalam bentuk deskriptif.Temuan dari penelitian ini antara lain: (1) Kejahatan korupsimerupakan salah satu kejahatan yang dapat diekstradisikan menurutUndang-Undang No. 1 Tahun 1979 Tentang Ekstradisi. (2) Upaya dankendala yang dihadapi oleh Pemerintah Indonesia dalam ekstradisi pelakukejahatan korupsi, upaya tersebut antara lain melalui prosedur atau tatacara dalam ekstradisi pelaku sebagai sebuah masalah internasional antarnegara. Sedangkan kendala yang dihadapi Indonesia dalam ekstradisipelaku kejahatan korupsi antar lain terbentur oleh sistem hukum negarayang berbeda, persyaratan materiil yang sangat banyak dan harusdipenuhi, prosedurnya lama dan birokratis, biaya yang tinggi, tenaga danpikiran, juga belum adanya peraturan pelaksana terhadap United NationsConvention Against Corruption 2003 sekalipun telah diratifikasi ke dalamUndang-Undang No. 7 Tahun 2006.
Bentuk Karya Tidak ada kode yang sesuai
Target Pembaca Tidak ada kode yang sesuai

 
No Barcode No. Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
Tag Ind1 Ind2 Isi
001 INLIS000000000008982
005 20200416044126
008 200416################|##########|#|##
024 0 $a--farrahcaro-9536
024 0 $a/Skripsi/Hukum / Law/Hukum Internasional/
035 # # $a 0010-0517008982
041 $a ind
042 $adc
084 # # $a SKR-H12 MAN t
100 0 # $a FARRAH CAROLINE MANGINTEK
245 1 # $a TINJAUAN YURIDIS UPAYA PEMERINTAH INDONESIA DALAM EKSTRADISI PELAKU KORUPSI YANG MELARIKAN DIRI KE LUAR NEGERI /$c FARRAH CAROLINE MANGINTEK
246 0 $a-2012
250 # # $a Skripsi
260 # # $a Universitas Hasanuddin :$b Fak. Hukum,$c 2012
520 # # $a Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya pengaturanmengenai ekstradisi terhadap pelaku korupsi dalam Undang-Undang No.1 Tahun 1979 Tentang Ekstradisi, prosedur atau tata cara dalamekstradisi pelaku korupsi yang diterapkan Indonesia, serta upaya dankendala yang dihadapi Indonesia dalam proses ekstradisi yang terjadiselama ini.Penelitian ini dilaksanakan di Perpustakaan Wilayah PropinsiSulawesi Selatan, Perpustakaan Pusat Universitas Hasanuddin, danPerpustakaan Fakultas Hukum Universitas Hasanuddin. Disamping itu,penulis juga memperoleh data-data dari berbagai sumber di internet.Metode penelitian yang digunakan dalam pengumpulan data adalahpenelitian kepustakaan (library research), yakni dengan cara mempelajaribahan bacaan seperti buku, jurnal, artikel, majalah, surat kabar sertabahan lain yang erat kaitannya dengan objek yang diteliti. Data tersebutkemudian diolah dan dianalisa dengan pendekatan kualitatif sehinggadapat disajikan dalam bentuk deskriptif.Temuan dari penelitian ini antara lain: (1) Kejahatan korupsimerupakan salah satu kejahatan yang dapat diekstradisikan menurutUndang-Undang No. 1 Tahun 1979 Tentang Ekstradisi. (2) Upaya dankendala yang dihadapi oleh Pemerintah Indonesia dalam ekstradisi pelakukejahatan korupsi, upaya tersebut antara lain melalui prosedur atau tatacara dalam ekstradisi pelaku sebagai sebuah masalah internasional antarnegara. Sedangkan kendala yang dihadapi Indonesia dalam ekstradisipelaku kejahatan korupsi antar lain terbentur oleh sistem hukum negarayang berbeda, persyaratan materiil yang sangat banyak dan harusdipenuhi, prosedurnya lama dan birokratis, biaya yang tinggi, tenaga danpikiran, juga belum adanya peraturan pelaksana terhadap United NationsConvention Against Corruption 2003 sekalipun telah diratifikasi ke dalamUndang-Undang No. 7 Tahun 2006.
540 $a#RIGHTS#
546 $aBahasa Indonesia
650 # $a HUKUM INTERNASIONAL
655 0 $adc_document$2local
700 0 # $a #CONTRIBUTOR#
786 0 $n#SOURCE_URL#
787 0 $n12015-01-08 10:07:01--farrahcaro-9536-1-12-farra-).pdf./files/disk1/191/--farrahcaro-9536-1-12-farra-).pdf/download.php?id=936612-FARRAH CAROLINE MANGINTEK-B 111 06 284(FILEminimizer).pdfapplication/pdf1536016
No Nama File Nama File Format Flash Format File Action
1 --farrahcaro-9536-1-12-farra-).pdf pdf Baca Online
Content Unduh katalog
 
Karya Terkait :
ANALISIS PENGARUH KREDIT MIKRO TERHADAP PENGENTASAN KEMISKINAN MELALUI PENGEMBANGAN USAHA MIKRO DI SULAWESI TENGGARA : Analysis of microcredit effect on poverty alleviation through microenterprise development in South East Sulawesi / MUH. YANI BALAKA FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KINERJA INSPEKTORAT KOTA MAKASSAR BERDASARKAN PERSEPSI PEGAWAINYA ANALISIS KESESUAIAN KEMAMPUAN SUMBER DAYA MANUSIA APARATUR DENGAN PERSYARATAN JABATAN DI KABUPATEN SIDENRENG RAPPANG : An Analysis On The Suitability Between Official Human Resources And Position Requirements In Sidenreng Rappang Regency / ANDI NILWANA PILIHAN MODA PETE-PETE DAN OJEK DI KOTA MAJENE SULAWESI BARAT : THE CHOICE OF MODES PETE-PETE AND OJEK IN MAJENE TOWN WEST SULAWESI BARAT / WAHYUNI PENENTUAN PRIORITAS PENANGANAN JALAN DI KECAMATAN MANDONGA KOTA KENDARI : Determination of Handling Priority of Road in Mandonga District of Kendari City / JANY Show More