Cite This        Tampung        Export Record
Judul KARAKTERISTIK PENDERITA STROKEYANG DIRAWAT DI RSUP DR. WAHIDIN SUDIROHUSODO PADA PERIODE BULAN JANUARI – JUNI 2013
Pengarang Faisal Budi SPPA
#CONTRIBUTOR#
Penerbitan #PUBLISHER# 2015
ISMN --faisalbudi-9098
/Skripsi/Kedokteran / Medical/Pendidikan Kedokteran/
Subjek stroke, karakteristik
Abstrak Latar Belakang :WHO (2004) melaporkan bahwa pada tahun 2002, sekitar 15juta penduduk menderita stroke di seluruh dunia dengan kematian 5,5 juta (3 jutaperempuan dan 2,5 juta laki-laki) dan menjadikan stroke sebagai penyebabkematian peringkat ketiga setelah penyakit jantung dan kanker. Strokemenimbulkan kecacatan yang permanen pada 5 juta penderita. Stroke dinyatakansebagai masalah kesehatan masyarakat yang merupakanbagian dari ancamanpenyakit secara global yang semakin besar karena pertambahan rentang usiaharapan hidup pada 2020/2030 terutama di negara berkembang.Metode Penelitian :Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitianobservasional dengan pendekatan deskritptif. Jenis penelitian ini dimaksudkanuntuk memaparkan karakteristik penderita penyakit stroke yang dirawat di RSUPDr. Wahidin Sudirohusod periode bulan Januari – Juni 2013. Penentuan variabelini didasarkan pada ketersediaan data dari rekam medik pasien, dengan tetapmengingat kepentingan keterkaitan variabel tersebutdengan kasus penyakit strokehemoragik dan stroke non hemoragik.Hasil : Penelitian ini mendapatkan sampel sebanyak 170 kasus. Berdasarkandiagnosa stroke, jenis stroke yang paling banyak adalah Non Hemoragik Stroke(NHS) yaitu 98 kasus (57,6%) sedangkan Hemoragik Stroke sebanyak 72 kasus(42,4%). Dalam penelitian ini, umur di atas 59 tahun memiliki presentasi tertinggipada NHS dan HS masing-masing 30,6% dan 18,2%. Meanumur pada pasien HSadalah 57,7. Sedangkan mean umur pada pasien NHS adalah 54,9. Hasilpenelitian ini menunjukkan bahwa penderita stroke laki-laki lebih banyak padaNHS yaitu 31,1%. Sebaliknya pada HS lebih banyak didapatkan penderitaperempuan yaitu 22,4%. Berdasarkan suku didapatkan hasil penderita stroke yangdirawat inap di RSUP Dr. Wahidin Sudirohusodo adalah Makassar 42,9%, Bugis41,8%, Toraja 7,1%, Mandar 4,1%, Tolaki 1,8%, Muna 1,2%, Papua 1,2%. Dari170 sampel yang diteliti, sebanyak 57 penderita (33,5%) tidak bekerja. Hasilpenelitian ini menunjukkan bahwa sebagian besar penderita HS maupun NHSmemiliki riwayat hipertensi. Dari hasil penelitian didapatkan bahwa hanya sedikitpenderita HS dan NHS yang menderita DM, yaitu masing-masing 13,8% dan27,5%. Dari hasil penelitian didapatkan hanya sedikit penderita baik HS maupun3NHS yang memiliki riwayat penyakit jantung, yakni 8,3% dan 14,2%. Dari hasilpenelitian didapatkan penderita HS yang menderita dislipidemia yaitu 26,3%sedangkan penderita NHS yang menderita dislipidemiasebesar 30,6%. Dan padakeadaan akhir, dimana dapat dilihat penderita NHS yang berakhir denganmembaik dan diizinka pulang adalah sebesar 51 pasien (30%) dan berakhirmeninggal 25 pasien (14,7%), sedangkan pasien HS paling banyak dijumpaidengan keadaan akhir meninggal, yakni 43 pasien (25,7%) dan yang berakhirdengan membaik dan dizinkan pulang yakni 16 pasien (9,4%).Kesimpulan : Stroke yang paling banyak ditemukan yakni Non HemoragikStroke (NHS) disbanding Hemoragik Stroke (HS) dan terbanyak ditemukan padaumur diatas 59 tahun, kemudian pada jenis kelamin yang terbanyak laki-laki padaNHS dan perempuan pada HS, kebanyakan penderita stroke adalah sukumakassar, kemudian kebanyakan pasien dengan tidak bekerja, serta rata-ratamemiliki riwayat penyakit sebelumnya yakni hipertensi. Dan untuk keadaan akhirkebanyakan NHS berakhir dengan membaik dan diizinkan pulang dan pada HSkebanyakan berakhir dengan meninggal.
Bahasa Indonesia
Bentuk Karya Tidak ada kode yang sesuai
Target Pembaca Tidak ada kode yang sesuai

 
No Barcode No. Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
Tag Ind1 Ind2 Isi
001 INLIS000000000008583
005 20170502072414
008 170502||||||||| | ||| |||| ||ind||
024 0 $a--faisalbudi-9098
024 0 $a/Skripsi/Kedokteran / Medical/Pendidikan Kedokteran/
035 0010-0517008583
041 $a ind
042 $adc
100 0 $a Faisal Budi SPPA
245 0 0 $a KARAKTERISTIK PENDERITA STROKEYANG DIRAWAT DI RSUP DR. WAHIDIN SUDIROHUSODO PADA PERIODE BULAN JANUARI – JUNI 2013
246 0 $a-2013
260 $b #PUBLISHER# $c 2015
520 $a Latar Belakang :WHO (2004) melaporkan bahwa pada tahun 2002, sekitar 15juta penduduk menderita stroke di seluruh dunia dengan kematian 5,5 juta (3 jutaperempuan dan 2,5 juta laki-laki) dan menjadikan stroke sebagai penyebabkematian peringkat ketiga setelah penyakit jantung dan kanker. Strokemenimbulkan kecacatan yang permanen pada 5 juta penderita. Stroke dinyatakansebagai masalah kesehatan masyarakat yang merupakanbagian dari ancamanpenyakit secara global yang semakin besar karena pertambahan rentang usiaharapan hidup pada 2020/2030 terutama di negara berkembang.Metode Penelitian :Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitianobservasional dengan pendekatan deskritptif. Jenis penelitian ini dimaksudkanuntuk memaparkan karakteristik penderita penyakit stroke yang dirawat di RSUPDr. Wahidin Sudirohusod periode bulan Januari – Juni 2013. Penentuan variabelini didasarkan pada ketersediaan data dari rekam medik pasien, dengan tetapmengingat kepentingan keterkaitan variabel tersebutdengan kasus penyakit strokehemoragik dan stroke non hemoragik.Hasil : Penelitian ini mendapatkan sampel sebanyak 170 kasus. Berdasarkandiagnosa stroke, jenis stroke yang paling banyak adalah Non Hemoragik Stroke(NHS) yaitu 98 kasus (57,6%) sedangkan Hemoragik Stroke sebanyak 72 kasus(42,4%). Dalam penelitian ini, umur di atas 59 tahun memiliki presentasi tertinggipada NHS dan HS masing-masing 30,6% dan 18,2%. Meanumur pada pasien HSadalah 57,7. Sedangkan mean umur pada pasien NHS adalah 54,9. Hasilpenelitian ini menunjukkan bahwa penderita stroke laki-laki lebih banyak padaNHS yaitu 31,1%. Sebaliknya pada HS lebih banyak didapatkan penderitaperempuan yaitu 22,4%. Berdasarkan suku didapatkan hasil penderita stroke yangdirawat inap di RSUP Dr. Wahidin Sudirohusodo adalah Makassar 42,9%, Bugis41,8%, Toraja 7,1%, Mandar 4,1%, Tolaki 1,8%, Muna 1,2%, Papua 1,2%. Dari170 sampel yang diteliti, sebanyak 57 penderita (33,5%) tidak bekerja. Hasilpenelitian ini menunjukkan bahwa sebagian besar penderita HS maupun NHSmemiliki riwayat hipertensi. Dari hasil penelitian didapatkan bahwa hanya sedikitpenderita HS dan NHS yang menderita DM, yaitu masing-masing 13,8% dan27,5%. Dari hasil penelitian didapatkan hanya sedikit penderita baik HS maupun3NHS yang memiliki riwayat penyakit jantung, yakni 8,3% dan 14,2%. Dari hasilpenelitian didapatkan penderita HS yang menderita dislipidemia yaitu 26,3%sedangkan penderita NHS yang menderita dislipidemiasebesar 30,6%. Dan padakeadaan akhir, dimana dapat dilihat penderita NHS yang berakhir denganmembaik dan diizinka pulang adalah sebesar 51 pasien (30%) dan berakhirmeninggal 25 pasien (14,7%), sedangkan pasien HS paling banyak dijumpaidengan keadaan akhir meninggal, yakni 43 pasien (25,7%) dan yang berakhirdengan membaik dan dizinkan pulang yakni 16 pasien (9,4%).Kesimpulan : Stroke yang paling banyak ditemukan yakni Non HemoragikStroke (NHS) disbanding Hemoragik Stroke (HS) dan terbanyak ditemukan padaumur diatas 59 tahun, kemudian pada jenis kelamin yang terbanyak laki-laki padaNHS dan perempuan pada HS, kebanyakan penderita stroke adalah sukumakassar, kemudian kebanyakan pasien dengan tidak bekerja, serta rata-ratamemiliki riwayat penyakit sebelumnya yakni hipertensi. Dan untuk keadaan akhirkebanyakan NHS berakhir dengan membaik dan diizinkan pulang dan pada HSkebanyakan berakhir dengan meninggal.
540 $a#RIGHTS#
546 $aBahasa Indonesia
650 0 $a stroke, karakteristik
655 0 $adc_document$2local
655 0 $as1$2local
700 0 $a #CONTRIBUTOR#
786 0 $n#SOURCE#
786 0 $n#SOURCE_URL#
787 0 $n1
787 0 $n12015-01-02 13:44:32--faisalbudi-9098-1-13-fais-).pdf./files/disk1/182/--faisalbudi-9098-1-13-fais-).pdf/download.php?id=896913- FAISAL BUDI SPPA(FILEminimizer).pdfapplication/pdf296063
787 0 $n12015-01-02 13:44:32--faisalbudi-9098-1-13-fais-).pdf./files/disk1/182/--faisalbudi-9098-1-13-fais-).pdf/download.php?id=896913- FAISAL BUDI SPPA(FILEminimizer).pdfapplication/pdf296063
No Nama File Nama File Format Flash Format File Action
1 --faisalbudi-9098-1-13-fais-).pdf pdf Baca Online
Content Unduh katalog
 
Karya Terkait :
ANALISIS PENGARUH KREDIT MIKRO TERHADAP PENGENTASAN KEMISKINAN MELALUI PENGEMBANGAN USAHA MIKRO DI SULAWESI TENGGARA : Analysis of microcredit effect on poverty alleviation through microenterprise development in South East Sulawesi / MUH. YANI BALAKA FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KINERJA INSPEKTORAT KOTA MAKASSAR BERDASARKAN PERSEPSI PEGAWAINYA ANALISIS KESESUAIAN KEMAMPUAN SUMBER DAYA MANUSIA APARATUR DENGAN PERSYARATAN JABATAN DI KABUPATEN SIDENRENG RAPPANG : An Analysis On The Suitability Between Official Human Resources And Position Requirements In Sidenreng Rappang Regency / ANDI NILWANA PILIHAN MODA PETE-PETE DAN OJEK DI KOTA MAJENE SULAWESI BARAT : THE CHOICE OF MODES PETE-PETE AND OJEK IN MAJENE TOWN WEST SULAWESI BARAT / WAHYUNI PENENTUAN PRIORITAS PENANGANAN JALAN DI KECAMATAN MANDONGA KOTA KENDARI : Determination of Handling Priority of Road in Mandonga District of Kendari City / JANY Show More