Cite This        Tampung        Export Record
Judul PERBANDINGAN TINGKAT KEBERHASILAN PETANI KAKAO LOKAL DAN MIGRAN DI KABUPATEN KENDARI/ KABUPATEN KONAWE ( Suatu Analisa dari Sudut Pandang Kewirausahaan )
Pengarang Hastuti
Penerbitan 2011
ISMN --hastuti-15
/Tesis/Pertanian / Acriculture/
Subjek AgribisnisD:/multi
Abstrak Penelitian ini dilatar belakangi oleh adanya keinginan untuk mendapatkan kesimpulan umum yang bersifat ilmiah mengenai ada tidaknya perbedaan tingkat keberhasilan antara petani lokal dan migran, potensi kewirausahaan yang dimiliki oleh dua kelas petani tersebut, serta ada tidaknya hubungan antara produktivitas petani dengan potensi kewirausahaan yang dimiliki. Tujuan yang ingin dicapai melalui penelitian ini adalah tersedianya informasi dasar bagi semua pihak yang berupaya untuk meningkatkan kesejahteraan petani baik petani lokal maupun petani migran, disamping untuk mengurangi kesenjangan tingk at keberhasilan yang mungkin dijumpai di dalam komunitas petani. Lokasi penelitian dilakukan di tiga kecamatan dalam wilayah Administrasi Kabupaten Kendari/ Kabupaten Konawe yaitu Kecamatan Wiwiriano (dulu wilayah Kecamatan Asera), Kecamatan Abuki dan Kecamatan Lasolo. Dari setiap kecamatan diambil satu desa sampel dengan demikian jumlah desa sampel seluruhnya ada 3 desa yaitu Desa Halu Utama Kecamatan Wiwirano (dulu Asera), Desa Sambeani Kecamatan Abuki dan Desa Molawe Kecamatan Lasolo. Jumlah sampel yang ditarik dari masing-masing desa sampel adalah 40 orang sehingga jumlah sampel seluruhnya 120 orang. Penarikan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling. Variabel yang diukur dari petani lokal dan migran adalah potensi kewirausahaan yang dimilikinya serta produktivitas yang dijadikan ukuran keberhasilan. Alat analisis yang digunakan terdiri dari Mann Whitney yang merupakan alat uji untuk penarikan kesimpulan tentang ada tidaknya perbedaan keberhasilan serta Chi-square yang digunakan untuk mengukur ada tidaknya hubungan antara potensi kewirausahaan dengan tingkat keberhasilan Hasil penelitian menunjukkan bahwa memang terdapat perbedaan tingkat keberhasilan antara petani lokal dan petani migran baik dilihat dari produktivitas perseorangan maupun dari sisi produktivitas usaha. Hasil penelitian juga menunjukkan adanya hubungan antara tingkat keberhasilan petani dengan potensi kewirausahaan yang dimiliki. ABSTRACT
Bahasa Indonesia
Bentuk Karya Tidak ada kode yang sesuai
Target Pembaca Tidak ada kode yang sesuai

 
No Barcode No. Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
Tag Ind1 Ind2 Isi
001 INLIS000000000000020
005 20170501225104
008 170501||||||||| | ||| |||| ||ind||
024 0 $a--hastuti-15
024 0 $a/Tesis/Pertanian / Acriculture/
035 0010-0517000020
041 $a ind
042 $adc
100 0 $a Hastuti
245 0 0 $a PERBANDINGAN TINGKAT KEBERHASILAN PETANI KAKAO LOKAL DAN MIGRAN DI KABUPATEN KENDARI/ KABUPATEN KONAWE ( Suatu Analisa dari Sudut Pandang Kewirausahaan )
246 0 $aTHE COMPARISON OF SUCCESFULLNESS COCOA FARMERS, LOCAL AND MIGRANT IN KENDARI REGENCY/ KONAWE REGENCY ( An Analysis From Entrepreneurship point of view )
260 $c 2011
520 $a Penelitian ini dilatar belakangi oleh adanya keinginan untuk mendapatkan kesimpulan umum yang bersifat ilmiah mengenai ada tidaknya perbedaan tingkat keberhasilan antara petani lokal dan migran, potensi kewirausahaan yang dimiliki oleh dua kelas petani tersebut, serta ada tidaknya hubungan antara produktivitas petani dengan potensi kewirausahaan yang dimiliki. Tujuan yang ingin dicapai melalui penelitian ini adalah tersedianya informasi dasar bagi semua pihak yang berupaya untuk meningkatkan kesejahteraan petani baik petani lokal maupun petani migran, disamping untuk mengurangi kesenjangan tingk at keberhasilan yang mungkin dijumpai di dalam komunitas petani. Lokasi penelitian dilakukan di tiga kecamatan dalam wilayah Administrasi Kabupaten Kendari/ Kabupaten Konawe yaitu Kecamatan Wiwiriano (dulu wilayah Kecamatan Asera), Kecamatan Abuki dan Kecamatan Lasolo. Dari setiap kecamatan diambil satu desa sampel dengan demikian jumlah desa sampel seluruhnya ada 3 desa yaitu Desa Halu Utama Kecamatan Wiwirano (dulu Asera), Desa Sambeani Kecamatan Abuki dan Desa Molawe Kecamatan Lasolo. Jumlah sampel yang ditarik dari masing-masing desa sampel adalah 40 orang sehingga jumlah sampel seluruhnya 120 orang. Penarikan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling. Variabel yang diukur dari petani lokal dan migran adalah potensi kewirausahaan yang dimilikinya serta produktivitas yang dijadikan ukuran keberhasilan. Alat analisis yang digunakan terdiri dari Mann Whitney yang merupakan alat uji untuk penarikan kesimpulan tentang ada tidaknya perbedaan keberhasilan serta Chi-square yang digunakan untuk mengukur ada tidaknya hubungan antara potensi kewirausahaan dengan tingkat keberhasilan Hasil penelitian menunjukkan bahwa memang terdapat perbedaan tingkat keberhasilan antara petani lokal dan petani migran baik dilihat dari produktivitas perseorangan maupun dari sisi produktivitas usaha. Hasil penelitian juga menunjukkan adanya hubungan antara tingkat keberhasilan petani dengan potensi kewirausahaan yang dimiliki. ABSTRACT
540 $a
546 $aBahasa Indonesia
650 0 $a AgribisnisD:/multi
655 0 $adc_document$2local
655 0 $as1$2local
786 0 $n
786 0 $n
787 0 $n
787 0 $n
787 0 $n0
No Nama File Nama File Format Flash Format File Action
1 --hastuti-15-1-agb24.pdf pdf Baca Online
Content Unduh katalog