Cite This        Tampung        Export Record
Judul STUDI DESKRIPTIF FAKTOR-FAKTOR RISIKO PADA PENDERITA KUSTA DENGAN REAKSI KUSTA YANG RAWAT INAP DI RSK DR.TADJUDDIN CHALID MAKASSAR PERIODE 1 JANUARI 2011 – 31 DESEMBER 2011
Pengarang Nur Hazierah
#CONTRIBUTOR#
Penerbitan #PUBLISHER# 2014
ISMN --nurhaziera-9000
/Skripsi/Kedokteran / Medical/Pendidikan Kedokteran/
Subjek Reaksi Kusta, Faktor Risiko
Abstrak Penyakit kusta merupakan salah satu penyakit menular yang menimbulkanmasalah yang sangat kompleks bukan hanya dari segi medis tetapi meluas sampaimasalah sosial, ekonomi, budaya, keamanan dan ketahanan nasional. Penyakitkusta tersebar di seluruh dunia, terutama di negara-negara di Asia, Afrika, danAmerika Latin. Selain menimbulkan dampak psikologis, kusta juga berdampakpada social dan ekonomi oleh karena kecacatan yang dapat timbul. Reaksi kustamerupakan salah satu faktor risiko terjadinya kecacatan. Reaksi kusta yang terjadipada penderita kusta diharapkan dapat diketahui sedini mungkin, sehinggapenderita secepatnya mendapat penanganan dan kecacatan akibat reaksi dapatdihindari.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik faktor-faktor risikopada penderita kusta dengan reaksi kusta yang rawat inap di RSK Dr. TadjuddinChalid Makassar periode 1 Januari 2011- 31 Desember 2011. Desain penelitianyang digunakan adalah deskriptif dengan menggunakan data sekunder. Variabelyang diteliti yaitu jenis reaksi, umur, jenis kelamin, pekerjaan, status ekonomi,tingkat pendidikan, tipe kusta, hasil BTA. Unit sampel adalah penderita kustayang rawat inap dengan reaksi kusta dengan menggunakan metode Totalsampling.Dari penelitian didapatkan hasil bahwa penderita kusta dengan reaksi kustayang rawat inap menurut jenis reaksi adalah reaksi ENL (76.1%) dan reaksireversal (23.9%). Berdasarkan kelompok umur banyak mengenai kelompok umur25-34 tahun (33.7%) dengan jenis kelamin laki-laki (76.1%) dibandingperempuan (23.9%). Kebanyakkan penderita tergolong dalam pekerjaan kasaryaitu sebanyak (59.8%) dan memiliki status ekonomi yang rendah. Penderitakebanyakkan mempunyai tingkat pendidikan yang rendah yaitu SD sebanyak(38.0%). Penderita kusta yang rawat inap dengan reaksi kusta paling banyak padakusta tipe MB (79.3%) dengan hasil BTA yang mayoritas memberikan hasilpositif sebanyak (79.3%.) berbanding hasil negatif (20.7%).Dengan ini, disarankan agar lebih banyak sosialisasi tentang penyakitkusta, reaksi kusta, faktor-faktor risiko serta cara pencegahannya diberikan kepadamasyarakat untuk mengurangkan angka kejadian reaksi pada penyakit kusta ini.
Bahasa Indonesia
Bentuk Karya Tidak ada kode yang sesuai
Target Pembaca Tidak ada kode yang sesuai

 
No Barcode No. Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
Tag Ind1 Ind2 Isi
001 INLIS000000000008498
005 20170502071944
008 170502||||||||| | ||| |||| ||ind||
024 0 $a--nurhaziera-9000
024 0 $a/Skripsi/Kedokteran / Medical/Pendidikan Kedokteran/
035 0010-0517008498
041 $a ind
042 $adc
100 0 $a Nur Hazierah
245 0 0 $a STUDI DESKRIPTIF FAKTOR-FAKTOR RISIKO PADA PENDERITA KUSTA DENGAN REAKSI KUSTA YANG RAWAT INAP DI RSK DR.TADJUDDIN CHALID MAKASSAR PERIODE 1 JANUARI 2011 – 31 DESEMBER 2011
246 0 $a-2012
260 $b #PUBLISHER# $c 2014
520 $a Penyakit kusta merupakan salah satu penyakit menular yang menimbulkanmasalah yang sangat kompleks bukan hanya dari segi medis tetapi meluas sampaimasalah sosial, ekonomi, budaya, keamanan dan ketahanan nasional. Penyakitkusta tersebar di seluruh dunia, terutama di negara-negara di Asia, Afrika, danAmerika Latin. Selain menimbulkan dampak psikologis, kusta juga berdampakpada social dan ekonomi oleh karena kecacatan yang dapat timbul. Reaksi kustamerupakan salah satu faktor risiko terjadinya kecacatan. Reaksi kusta yang terjadipada penderita kusta diharapkan dapat diketahui sedini mungkin, sehinggapenderita secepatnya mendapat penanganan dan kecacatan akibat reaksi dapatdihindari.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik faktor-faktor risikopada penderita kusta dengan reaksi kusta yang rawat inap di RSK Dr. TadjuddinChalid Makassar periode 1 Januari 2011- 31 Desember 2011. Desain penelitianyang digunakan adalah deskriptif dengan menggunakan data sekunder. Variabelyang diteliti yaitu jenis reaksi, umur, jenis kelamin, pekerjaan, status ekonomi,tingkat pendidikan, tipe kusta, hasil BTA. Unit sampel adalah penderita kustayang rawat inap dengan reaksi kusta dengan menggunakan metode Totalsampling.Dari penelitian didapatkan hasil bahwa penderita kusta dengan reaksi kustayang rawat inap menurut jenis reaksi adalah reaksi ENL (76.1%) dan reaksireversal (23.9%). Berdasarkan kelompok umur banyak mengenai kelompok umur25-34 tahun (33.7%) dengan jenis kelamin laki-laki (76.1%) dibandingperempuan (23.9%). Kebanyakkan penderita tergolong dalam pekerjaan kasaryaitu sebanyak (59.8%) dan memiliki status ekonomi yang rendah. Penderitakebanyakkan mempunyai tingkat pendidikan yang rendah yaitu SD sebanyak(38.0%). Penderita kusta yang rawat inap dengan reaksi kusta paling banyak padakusta tipe MB (79.3%) dengan hasil BTA yang mayoritas memberikan hasilpositif sebanyak (79.3%.) berbanding hasil negatif (20.7%).Dengan ini, disarankan agar lebih banyak sosialisasi tentang penyakitkusta, reaksi kusta, faktor-faktor risiko serta cara pencegahannya diberikan kepadamasyarakat untuk mengurangkan angka kejadian reaksi pada penyakit kusta ini.
540 $a#RIGHTS#
546 $aBahasa Indonesia
650 0 $a Reaksi Kusta, Faktor Risiko
655 0 $adc_document$2local
655 0 $as1$2local
700 0 $a #CONTRIBUTOR#
786 0 $n#SOURCE#
786 0 $n#SOURCE_URL#
787 0 $n1
787 0 $n12014-12-18 10:44:34--nurhaziera-9000-1-12-nurh-d.pdf./files/disk1/180/--nurhaziera-9000-1-12-nurh-d.pdf/download.php?id=888412-NUR HAZIERAH BINTI MOHD RASHID.pdfapplication/pdf1136647
787 0 $n12014-12-18 10:44:34--nurhaziera-9000-1-12-nurh-d.pdf./files/disk1/180/--nurhaziera-9000-1-12-nurh-d.pdf/download.php?id=888412-NUR HAZIERAH BINTI MOHD RASHID.pdfapplication/pdf1136647
No Nama File Nama File Format Flash Format File Action
1 --nurhaziera-9000-1-12-nurh-d.pdf pdf Baca Online
Content Unduh katalog
 
Karya Terkait :
ANALISIS PENGARUH KREDIT MIKRO TERHADAP PENGENTASAN KEMISKINAN MELALUI PENGEMBANGAN USAHA MIKRO DI SULAWESI TENGGARA : Analysis of microcredit effect on poverty alleviation through microenterprise development in South East Sulawesi / MUH. YANI BALAKA FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KINERJA INSPEKTORAT KOTA MAKASSAR BERDASARKAN PERSEPSI PEGAWAINYA ANALISIS KESESUAIAN KEMAMPUAN SUMBER DAYA MANUSIA APARATUR DENGAN PERSYARATAN JABATAN DI KABUPATEN SIDENRENG RAPPANG : An Analysis On The Suitability Between Official Human Resources And Position Requirements In Sidenreng Rappang Regency / ANDI NILWANA PILIHAN MODA PETE-PETE DAN OJEK DI KOTA MAJENE SULAWESI BARAT : THE CHOICE OF MODES PETE-PETE AND OJEK IN MAJENE TOWN WEST SULAWESI BARAT / WAHYUNI PENENTUAN PRIORITAS PENANGANAN JALAN DI KECAMATAN MANDONGA KOTA KENDARI : Determination of Handling Priority of Road in Mandonga District of Kendari City / JANY Show More