Cite This        Tampung        Export Record
Judul PENGAMATAN KERAGAMAN HAMA, PREDATOR DAN PARASITOID PADA BEBERAPA METODE EKOSISTEM SAWAH / SRISUSANTI
Pengarang SRISUSANTI
Prof. Dr. Ir. Itji Diana Daud, MS Dr. Ir. Melina, MP
Penerbitan Universitas Hasanuddin : Fak. Pertanian, 2013
ISMN --srisusanti-7935
/Skripsi/Pertanian / Acriculture/Agroteknologi/
Subjek Hama dan Penyakit Tumbuhan
Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keanekaragaman hama dan musuh alami (predator dan parasitoid) di pertanaman padi dalam rangka mendukung informasi mengenai pengendalian hama berdasarkan konsep pengendalian hama terpadu. Penelitian ini terdiri dari 4 perlakuan yaitu ekosistem alami atau tanpa olah tanah, penggunaan mulsa jerami dan tricokompos, penggunaan tanaman Ageratum sp. yang ditanam di pematang sawah, dan rekomendasi petani (aplikasi insektisida dan pupuk daun) yang masing-masing diulang sebanyak 3 kali. Hasil penelitian menunjukan bahwa jumlah keragaman Organisme Pengganggu Tanaman sebanyak 9 spesies yaitu Nilaparvata lugens, Nepothettix virescens, Leptocorisa acuta, Scirpophaga innotata, Sesamia inferens, Chilo supressalis, Paraecosmetus pollicornis, Sogatella furcifera, dan Oxya spp.. Keragaman jumlah predator sebanyak 10 jenis spesies yaitu Coccinella sp., Ophionea nigrofasciata, Chyrtorhinus lividipennis, Conocephalus longipennis, Gryllus sp., Agriocnemis sp., Formica sp., Licosa pseudonulata, Oxyopes javanus, dan Tetragnatha sp.. Keragaman jumlah parasitoid sebanyak 11 spesies yaitu Tetrastichus schoenobii, Xanthopimpla flavolineata, Brachymeria lasus, Netelia sp., Temelucha stangi, Apanteles sp., Cotesia sp., Stenobracon nicevillei, (Braconidae: Ichneumonidae), Bracon sp. dan Opius sp.. Nilai indeks keanekaragaman pada ekosistem alami secara berturut-turut 1.26, 146, 2.16, 2.07, 2.27, 2.32, 1.21, 1.35, 1.46, 1.32, 1.5. Nilai keanekaragaman pada penggunaan mulsa jerami dan tricokompos secara berturut-turut pada setiap minggu pengamatan yaitu 1.25, 1.53, 1.84, 2.31, 2.25, 1.73, 1.02, 1.14, 1.13, 0.73, 1.31. Pada penggunaan tanaman Ageratum sp. secara berturut-turut dengan nilai H 1.21, 1.55, 1.54, 1.91, 1.88, 2.04, 1.88, 1.65, 1.54, 1.43, 1.55. Pada rekomendasi petani nilai H secara berturut-turut 1.21, 1.88, 2, 1.24, 2.17, 1.96, 1.18, 1.54, 1.78, 1.56, 1.45 sedangkan pada kontrol nilai H secara berturut-turut 1.01, 1.67, 1.84, 1.64, 2.41, 2.16, 1.45, 1.46, 1.23, 1.57, 1.29. Jumlah populasi hama dan musuh alami terendah pada penggunaan tanaman Ageratum sp. yang ditanam dipematang sawah. Sedangkan produksi gabah tertinggi yaitu pada penggunaan tanaman Ageratum sp..
Bentuk Karya Tidak ada kode yang sesuai
Target Pembaca Tidak ada kode yang sesuai

 
No Barcode No. Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
Tag Ind1 Ind2 Isi
001 INLIS000000000007251
005 20191017014330
008 191017################|##########|#|##
024 0 $a--srisusanti-7935
024 0 $a/Skripsi/Pertanian / Acriculture/Agroteknologi/
035 # # $a 0010-0517007251
041 $a ind
042 $adc
084 # # $a SKR-P13 SRI p
100 0 # $a SRISUSANTI
245 1 # $a PENGAMATAN KERAGAMAN HAMA, PREDATOR DAN PARASITOID PADA BEBERAPA METODE EKOSISTEM SAWAH /$c SRISUSANTI
246 0 $aObservations Diversity of The Pests, Predators and Parasitoids on Several Methods of Rice Field Ecosystem 2013
260 # # $a Universitas Hasanuddin :$b Fak. Pertanian,$c 2013
520 # # $a Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keanekaragaman hama dan musuh alami (predator dan parasitoid) di pertanaman padi dalam rangka mendukung informasi mengenai pengendalian hama berdasarkan konsep pengendalian hama terpadu. Penelitian ini terdiri dari 4 perlakuan yaitu ekosistem alami atau tanpa olah tanah, penggunaan mulsa jerami dan tricokompos, penggunaan tanaman Ageratum sp. yang ditanam di pematang sawah, dan rekomendasi petani (aplikasi insektisida dan pupuk daun) yang masing-masing diulang sebanyak 3 kali. Hasil penelitian menunjukan bahwa jumlah keragaman Organisme Pengganggu Tanaman sebanyak 9 spesies yaitu Nilaparvata lugens, Nepothettix virescens, Leptocorisa acuta, Scirpophaga innotata, Sesamia inferens, Chilo supressalis, Paraecosmetus pollicornis, Sogatella furcifera, dan Oxya spp.. Keragaman jumlah predator sebanyak 10 jenis spesies yaitu Coccinella sp., Ophionea nigrofasciata, Chyrtorhinus lividipennis, Conocephalus longipennis, Gryllus sp., Agriocnemis sp., Formica sp., Licosa pseudonulata, Oxyopes javanus, dan Tetragnatha sp.. Keragaman jumlah parasitoid sebanyak 11 spesies yaitu Tetrastichus schoenobii, Xanthopimpla flavolineata, Brachymeria lasus, Netelia sp., Temelucha stangi, Apanteles sp., Cotesia sp., Stenobracon nicevillei, (Braconidae: Ichneumonidae), Bracon sp. dan Opius sp.. Nilai indeks keanekaragaman pada ekosistem alami secara berturut-turut 1.26, 146, 2.16, 2.07, 2.27, 2.32, 1.21, 1.35, 1.46, 1.32, 1.5. Nilai keanekaragaman pada penggunaan mulsa jerami dan tricokompos secara berturut-turut pada setiap minggu pengamatan yaitu 1.25, 1.53, 1.84, 2.31, 2.25, 1.73, 1.02, 1.14, 1.13, 0.73, 1.31. Pada penggunaan tanaman Ageratum sp. secara berturut-turut dengan nilai H 1.21, 1.55, 1.54, 1.91, 1.88, 2.04, 1.88, 1.65, 1.54, 1.43, 1.55. Pada rekomendasi petani nilai H secara berturut-turut 1.21, 1.88, 2, 1.24, 2.17, 1.96, 1.18, 1.54, 1.78, 1.56, 1.45 sedangkan pada kontrol nilai H secara berturut-turut 1.01, 1.67, 1.84, 1.64, 2.41, 2.16, 1.45, 1.46, 1.23, 1.57, 1.29. Jumlah populasi hama dan musuh alami terendah pada penggunaan tanaman Ageratum sp. yang ditanam dipematang sawah. Sedangkan produksi gabah tertinggi yaitu pada penggunaan tanaman Ageratum sp..
540 $a#RIGHTS#
546 $aBahasa Indonesia
650 # $a Hama dan Penyakit Tumbuhan
655 0 $adc_document$2local
700 0 # $a Prof. Dr. Ir. Itji Diana Daud, MS Dr. Ir. Melina, MP
786 0 $n#SOURCE_URL#
787 0 $n12014-09-15 15:28:04--srisusanti-7935-1-13-sri-0.pdf./files/disk1/159/--srisusanti-7935-1-13-sri-0.pdf/download.php?id=789613 - SRISUSANTI G111 10 260.pdfapplication/pdf1793098
No Nama File Nama File Format Flash Format File Action
1 --srisusanti-7935-1-13-sri-0.pdf pdf Download
Content Unduh katalog