Cite This        Tampung        Export Record
Judul ANALISIS PENCANTUMAN KLAUSUL PROTEKSI DIRI BAGI NOTARIS DALAM AKTA OTENTIK / ANNISAH
Pengarang ANNISAH
Musakkir
Muhammad Ilham Arisaputra
EDISI Tesis
Penerbitan Universitas Hasanuddin : Fak. Hukum, 2020
Deskripsi Fisik 141 hlm. :ilus.
Subjek Klausul Proteksi Diri,
Notaris,
Akta Otentik.
Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui kedudukan klausul proteksi diri bagi notaris dalam suatu akta dan (2) menganalisis implikasi hukum mengenai pencantuman klausul proteksi diri bagi notaris dalam memberikan perlindungan hukum bagi notaris. Penelitian ini dilakukan pada kantor notaris di Provinsi Sulawesi Selatan dan Provinsi Sulawesi Tengah. Tipe penelitian ini menggunakan metode penelitian Socio Legal Research. Data yang digunakan adalah data primer yaitu data yang langsung didapatkan dalam penelitian lapangan (wawancara) dan data sekunder yaitu diperoleh melalui penelitian kepustakaan dengan tujuan untuk melengkapi data primer. Sesuai yang ingin dicapai dalam penelitian ini, maka data yang diperoleh dari penelitian akan dianalisis secara kualitatif didukung oleh data kuantitatif, kemudian disajikan secara deskriptif dengan menjelaskan, menguraikan dan menggambarkan sesuai permasalahan yang erat kaitannya dengan penelitian ini. Hasil dari penelitian ini bahwa (1) UUJN maupun peraturan perundang-undangan lainnya tidak memberikan celah untuk mencantumkan klausul proteksi diri bagi notaris di dalam suatu akta yang dibuatnya, baik jika dilihat dari anatomi akta maupun dari kewenangan notaris dalam membuat akta otentik, (2) pencantuman klausul proteksi diri bagi notaris bertentangan dengan Pasal 53 UUJN, dikarenakan klausul tersebut memuat penetapan atau ketentuan yang memberikan keuntungan bagi notaris. Oleh karena itu, klausul proteksi diri bagi notaris akan diabaikan oleh penegak hukum, baik penyidik, penuntut umum, ataupun hakim, sebab klausul tersebut dapat dianggap tidak pernah ada serta tidak memiliki kekuatan mengikat bagi siapapun. Klausul proteksi diri bagi notaris tidak memiliki kekuatan hukum, sehingga tidak dapat memberikan perlindungan hukum bagi notaris ataupun melepaskan tanggung jawab notaris terhadap akta yang dibuat oleh atau di hadapannya

 
No Barcode No. Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
00000016283 S2-H20 ANN a Baca di tempat Perpustakaan Pusat - Koleksi Khusus Tersedia
Tag Ind1 Ind2 Isi
001 INLIS000000000059672
005 20200918102536
035 # # $a 0010-0920000624
084 # # $a S2-H20 ANN a
100 0 # $a ANNISAH
245 1 # $a ANALISIS PENCANTUMAN KLAUSUL PROTEKSI DIRI BAGI NOTARIS DALAM AKTA OTENTIK /$c ANNISAH
250 # # $a Tesis
260 # # $a Universitas Hasanuddin :$b Fak. Hukum,$c 2020
300 # # $a 141 hlm. : $b ilus.
520 # # $a Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui kedudukan klausul proteksi diri bagi notaris dalam suatu akta dan (2) menganalisis implikasi hukum mengenai pencantuman klausul proteksi diri bagi notaris dalam memberikan perlindungan hukum bagi notaris. Penelitian ini dilakukan pada kantor notaris di Provinsi Sulawesi Selatan dan Provinsi Sulawesi Tengah. Tipe penelitian ini menggunakan metode penelitian Socio Legal Research. Data yang digunakan adalah data primer yaitu data yang langsung didapatkan dalam penelitian lapangan (wawancara) dan data sekunder yaitu diperoleh melalui penelitian kepustakaan dengan tujuan untuk melengkapi data primer. Sesuai yang ingin dicapai dalam penelitian ini, maka data yang diperoleh dari penelitian akan dianalisis secara kualitatif didukung oleh data kuantitatif, kemudian disajikan secara deskriptif dengan menjelaskan, menguraikan dan menggambarkan sesuai permasalahan yang erat kaitannya dengan penelitian ini. Hasil dari penelitian ini bahwa (1) UUJN maupun peraturan perundang-undangan lainnya tidak memberikan celah untuk mencantumkan klausul proteksi diri bagi notaris di dalam suatu akta yang dibuatnya, baik jika dilihat dari anatomi akta maupun dari kewenangan notaris dalam membuat akta otentik, (2) pencantuman klausul proteksi diri bagi notaris bertentangan dengan Pasal 53 UUJN, dikarenakan klausul tersebut memuat penetapan atau ketentuan yang memberikan keuntungan bagi notaris. Oleh karena itu, klausul proteksi diri bagi notaris akan diabaikan oleh penegak hukum, baik penyidik, penuntut umum, ataupun hakim, sebab klausul tersebut dapat dianggap tidak pernah ada serta tidak memiliki kekuatan mengikat bagi siapapun. Klausul proteksi diri bagi notaris tidak memiliki kekuatan hukum, sehingga tidak dapat memberikan perlindungan hukum bagi notaris ataupun melepaskan tanggung jawab notaris terhadap akta yang dibuat oleh atau di hadapannya
650 # # $a Akta Otentik.
650 # # $a Klausul Proteksi Diri,
650 # # $a Notaris,
700 1 # $a Muhammad Ilham Arisaputra
700 0 # $a Musakkir
No Nama File Nama File Format Flash Format File Action
1 20_B022171076_Tesis(FILEminimizer)_001.pdf pdf Baca Online
Content Unduh katalog
 
Karya Terkait :
EFEKTIVITAS PELAKSANAAN KEWENANGAN PENGAWASAN TERHADAP TINJAUAN SOSIOLOGI HUKUM TERHADAP PENYUSUNAN RENCANA TUNTUTAN DALAM PERKARA TINDAK PIDANA KORUPSI : A Legal Sociological Study on the Preparation of Prosecution Plan in Corruption Criminal Cases / ZEN HADIANTO RAMPANAN KAPAÂ’ (PERKAWINAN) SULE LANGNGAN BANUA DI KABUPATEN TORAJA UTARA (SUATU TINJAUAN ANTROPOLOGI HUKUM) / IVONYUNITA P.SAMPEPADANG PERAN NOTARIS DALAM PERJANJIAN KREDIT PADA PT. BANK PEMBANGUNAN DAERAH (BPD) BALI / I KOMANG SUWIRYA ANALISIS TERHADAP KEKELIRUAN PUTUSAN HAKIM DALAM PERKARA TINDAK PIDANA KORUPSI DI PENGADILAN NEGERI MAKASSAR Show More