Cite This        Tampung        Export Record
Judul EFEKTIFITAS BUAH MAJA (AEGLE MARMELOS (L.) CORR) UNTUK KONSERVASI ARKEOLOGI PADA PELURU MERIAM KUNO KOLEKSI BADAN PELESTARIAN CAGAR BUDAYA SULAWESI SELATAN / WIKE MARLINDA TRIWAHYUNI
Pengarang WIKE MARLINDA TRIWAHYUNI
EDISI Skripsi
Penerbitan Universitas Hasanuddin : Fak. Ilmu Budaya, 2020
Deskripsi Fisik 93 hlm. :ilus.
Subjek konservasi arkeologi,
buah maja,
logam besi,
peluru meriam kuno.
Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas penggunaan bahan tradisional terhadap peluru meriam kuno koleksi Balai Pelestarian Cagar Budaya Makassar. Konservasi terhadap peluru meriam kuno yang berbahan logam besi tersebut dilakukan karena terdapat kerusakan berupa pelapukan khemis yaitu adanya korositas pada permukaan. Bahan tradisional dalam penelitian ini menggunakan buah maja (Aegle Marmelos (L). Corr). Konservasi arkeologi menggunakan bahan tradisional dilakukan agar mengurangi pemakaian bahan kimia sintetik. Hal tersebut dilakukan karena bahan tradisional lebih berbasis kearifan lokal. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu menggunakan dua perlakuan. Perlakuan 1 menggunakan larutan air maja dan perlakuan II menggunakan daging maja. Berdasarkan kedua perlakuan tersebut, penulis ingin mengetahui seberapa lama waktu yang dibutuhkan untuk menghilangkan korosi pada permukaan peluru meriam kuno. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan buah maja efektif digunakan untuk menghilangkan korosi pada logam besi khususnya peluru meriam kuno. Berdasarkan kedua perlakuan, penggunaan larutan daging maja lebih efektif dibandingkan penggunaan larutan air maja. Hal tersebut dibuktikan dengan perbedaan waktu. Larutan daging maja hanya membutuhkan waktu 3 x 24 jam sedangkan larutan air maja membutuhkan 8 x 24 jam untuk mengangkat korosi pada permukaan

 
No Barcode No. Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
00000015517 SKR-B20 WIK e Baca di tempat Perpustakaan Pusat - Koleksi Khusus Tersedia
Tag Ind1 Ind2 Isi
001 INLIS000000000058297
005 20200629124400
035 # # $a 0010-0620000707
084 # # $a SKR-B20 WIK e
100 0 # $a WIKE MARLINDA TRIWAHYUNI
245 1 # $a EFEKTIFITAS BUAH MAJA (AEGLE MARMELOS (L.) CORR) UNTUK KONSERVASI ARKEOLOGI PADA PELURU MERIAM KUNO KOLEKSI BADAN PELESTARIAN CAGAR BUDAYA SULAWESI SELATAN /$c WIKE MARLINDA TRIWAHYUNI
250 # # $a Skripsi
260 # # $a Universitas Hasanuddin :$b Fak. Ilmu Budaya,$c 2020
300 # # $a 93 hlm. : $b ilus.
520 # # $a Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas penggunaan bahan tradisional terhadap peluru meriam kuno koleksi Balai Pelestarian Cagar Budaya Makassar. Konservasi terhadap peluru meriam kuno yang berbahan logam besi tersebut dilakukan karena terdapat kerusakan berupa pelapukan khemis yaitu adanya korositas pada permukaan. Bahan tradisional dalam penelitian ini menggunakan buah maja (Aegle Marmelos (L). Corr). Konservasi arkeologi menggunakan bahan tradisional dilakukan agar mengurangi pemakaian bahan kimia sintetik. Hal tersebut dilakukan karena bahan tradisional lebih berbasis kearifan lokal. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu menggunakan dua perlakuan. Perlakuan 1 menggunakan larutan air maja dan perlakuan II menggunakan daging maja. Berdasarkan kedua perlakuan tersebut, penulis ingin mengetahui seberapa lama waktu yang dibutuhkan untuk menghilangkan korosi pada permukaan peluru meriam kuno. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan buah maja efektif digunakan untuk menghilangkan korosi pada logam besi khususnya peluru meriam kuno. Berdasarkan kedua perlakuan, penggunaan larutan daging maja lebih efektif dibandingkan penggunaan larutan air maja. Hal tersebut dibuktikan dengan perbedaan waktu. Larutan daging maja hanya membutuhkan waktu 3 x 24 jam sedangkan larutan air maja membutuhkan 8 x 24 jam untuk mengangkat korosi pada permukaan
650 # # $a buah maja,
650 # # $a konservasi arkeologi,
650 # # $a logam besi,
650 # # $a peluru meriam kuno.
No Nama File Nama File Format Flash Format File Action
1 20_F61114010(FILEminimizer).pdf pdf Download
Content Unduh katalog