Cite This        Tampung        Export Record
Judul Mempelajari Pengaruh Kinerja Reaktor Dalam Proses Produksi Karaginan Murni Rumput Laut Eucheuma Cottonii
Pengarang KARMILA AMIR
#CONTRIBUTOR#
Penerbitan #PUBLISHER# 2014
ISMN --karmilaami-6044
/Skripsi/Pertanian / Acriculture/Teknologi Pertanian/
Subjek Ohmic, Rendemen, konsumsi energi
Abstrak Rumput laut merupakan salah satu produk unggulan karena memiliki potensiproduksi dan pasar yang cukup besar. Agar potensi yang besar tersebut dapatdimanfaatkan, maka diperlukan teknologi pengolahan yang lebih efisien danmurah dalam pengolahan rumput laut, sehingga dapat menghasilkan produkdengan kualitas yang tinggi dan dapat bersaing secara global. Salah satupengolahan rumput laut yang dapat diterapkan pada industri yaitu denganmenggunakan teknologi Ohmic. Teknologi Ohmic merupakan suatu prosespemanasan, dimana arus listrik (khususnya arus bolak-balik AC) dilewatkanmelalui bahan pangan. Akibatnya, akan terjadi pembangkitan energi internal padabahan pangan. Teknologi ohmic ini diharapkan dapat meningkatkan prosesefisiensi pengolahan, menurunkan konsumsi energi dalam proses pengolahan danmeningkatkan rendemen produk yang dihasilkan dari proses pemanasan ohmic.Prosesdur penelitian ini meliputi persiapan bahan, sortasi, pemanasan ohmic,pendinginan, penyaringan, dan pengeringan. Perbandingan massa rumput lautdengan larutan KOH yaitu 1:20, 1:30, 1:40, dan 1:50. Konsentrasi larutan yaitu1,7% KOH dan 2,5% KCL. Lama pemanasan yaitu 1 jam, 1,5 jam, 2 jam, 2,5jam, dan 3 jam dengan suhu ekstraksi yaitu 30°C sampai 90°C. Hasil penelitianmenunjukkan bahwa lama pemanasan pada reaktor ohmic dipengaruhi oleh rasioantara massa rumput laut dan larutan KOH, rendemen tertinggi yang diperolehyaitu pemanasan selama 2,5 jam, konsumsi energi selama proses pemanasandipengaruhi oleh suhu larutan, dan total konsumsi energi yang untuk pemanasanselama 3 jam yaitu berkisar antara 0.33 sampai 0.41 kWh.
Bahasa Indonesia
Bentuk Karya Tidak ada kode yang sesuai
Target Pembaca Tidak ada kode yang sesuai

 
No Barcode No. Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
Tag Ind1 Ind2 Isi
001 INLIS000000000005680
005 20170502035437
008 170502||||||||| | ||| |||| ||ind||
024 0 $a--karmilaami-6044
024 0 $a/Skripsi/Pertanian / Acriculture/Teknologi Pertanian/
035 0010-0517005680
041 $a ind
042 $adc
100 0 $a KARMILA AMIR
245 0 0 $a Mempelajari Pengaruh Kinerja Reaktor Dalam Proses Produksi Karaginan Murni Rumput Laut Eucheuma Cottonii
246 0 $a#TITLE_ALTERNATIVE#2014
260 $b #PUBLISHER# $c 2014
520 $a Rumput laut merupakan salah satu produk unggulan karena memiliki potensiproduksi dan pasar yang cukup besar. Agar potensi yang besar tersebut dapatdimanfaatkan, maka diperlukan teknologi pengolahan yang lebih efisien danmurah dalam pengolahan rumput laut, sehingga dapat menghasilkan produkdengan kualitas yang tinggi dan dapat bersaing secara global. Salah satupengolahan rumput laut yang dapat diterapkan pada industri yaitu denganmenggunakan teknologi Ohmic. Teknologi Ohmic merupakan suatu prosespemanasan, dimana arus listrik (khususnya arus bolak-balik AC) dilewatkanmelalui bahan pangan. Akibatnya, akan terjadi pembangkitan energi internal padabahan pangan. Teknologi ohmic ini diharapkan dapat meningkatkan prosesefisiensi pengolahan, menurunkan konsumsi energi dalam proses pengolahan danmeningkatkan rendemen produk yang dihasilkan dari proses pemanasan ohmic.Prosesdur penelitian ini meliputi persiapan bahan, sortasi, pemanasan ohmic,pendinginan, penyaringan, dan pengeringan. Perbandingan massa rumput lautdengan larutan KOH yaitu 1:20, 1:30, 1:40, dan 1:50. Konsentrasi larutan yaitu1,7% KOH dan 2,5% KCL. Lama pemanasan yaitu 1 jam, 1,5 jam, 2 jam, 2,5jam, dan 3 jam dengan suhu ekstraksi yaitu 30°C sampai 90°C. Hasil penelitianmenunjukkan bahwa lama pemanasan pada reaktor ohmic dipengaruhi oleh rasioantara massa rumput laut dan larutan KOH, rendemen tertinggi yang diperolehyaitu pemanasan selama 2,5 jam, konsumsi energi selama proses pemanasandipengaruhi oleh suhu larutan, dan total konsumsi energi yang untuk pemanasanselama 3 jam yaitu berkisar antara 0.33 sampai 0.41 kWh.
540 $a#RIGHTS#
546 $aBahasa Indonesia
650 0 $a Ohmic, Rendemen, konsumsi energi
655 0 $adc_document$2local
655 0 $as1$2local
700 0 $a #CONTRIBUTOR#
786 0 $n#SOURCE#
786 0 $n#SOURCE_URL#
787 0 $n1
787 0 $n12014-07-01 09:28:40--karmilaami-6044-1-14-karmi-6.pdf./files/disk1/121/--karmilaami-6044-1-14-karmi-6.pdf/download.php?id=601014-KARMILA AMIR-G41110906.pdfbinary/octet-stream1571821
787 0 $n12014-07-01 09:28:40--karmilaami-6044-1-14-karmi-6.pdf./files/disk1/121/--karmilaami-6044-1-14-karmi-6.pdf/download.php?id=601014-KARMILA AMIR-G41110906.pdfbinary/octet-stream1571821
No Nama File Nama File Format Flash Format File Action
1 --karmilaami-6044-1-14-karmi-6.pdf pdf Baca Online
Content Unduh katalog
 
Karya Terkait :
ANALISIS PENGARUH KREDIT MIKRO TERHADAP PENGENTASAN KEMISKINAN MELALUI PENGEMBANGAN USAHA MIKRO DI SULAWESI TENGGARA : Analysis of microcredit effect on poverty alleviation through microenterprise development in South East Sulawesi / MUH. YANI BALAKA FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KINERJA INSPEKTORAT KOTA MAKASSAR BERDASARKAN PERSEPSI PEGAWAINYA ANALISIS KESESUAIAN KEMAMPUAN SUMBER DAYA MANUSIA APARATUR DENGAN PERSYARATAN JABATAN DI KABUPATEN SIDENRENG RAPPANG : An Analysis On The Suitability Between Official Human Resources And Position Requirements In Sidenreng Rappang Regency / ANDI NILWANA PILIHAN MODA PETE-PETE DAN OJEK DI KOTA MAJENE SULAWESI BARAT : THE CHOICE OF MODES PETE-PETE AND OJEK IN MAJENE TOWN WEST SULAWESI BARAT / WAHYUNI PENENTUAN PRIORITAS PENANGANAN JALAN DI KECAMATAN MANDONGA KOTA KENDARI : Determination of Handling Priority of Road in Mandonga District of Kendari City / JANY Show More