Cite This        Tampung        Export Record
Judul PENYUSUNAN KAMUS SHAWARIFYAH KARYA DR. KAMALUDDIN NURDIN MARJUNI (Suatu Analisis Leksikografi) / RAODATUL SUMIRAH
Pengarang RAODATUL SUMIRAH
EDISI Skripsi
Penerbitan Universitas Hasanuddin : Fak. Ilmu Budaya, 2019
Deskripsi Fisik 89 hlm.
Abstrak Skripsi ini berjudul “ Penyusunan Kamus Shaw?rif?yah Karya Kamaluddin Nurdin Marjuni (Suatu Analisis Leksikografi)” yang di dalamnya membahas tentang metode perkamusan yang digunakan di dalam kamus tersebut. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui metode penyusunan, kelebihan dan kekurangan kamus shaw?rif?yah. Metode yang digunakan dalam penelitian dan penulisan skripsi ini adalah metode pustaka (library research) dengan pendekatan kualitatif. Selanjutnya metode dan teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah metode simak dengan teknik catat melalui analisis leksikografi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kamus shaw?rif?yah karya Kamaluddin Nurdin Marjuni menggunakan Ni??m al-Nu?q dalam penyusunannya. Adapun metode tersebut adalah penyusunan kosa kata sesuai abjadiyah dan tanpa melihat akar kata, penyusunan kamus dimulai dari arah kiri dengan jumlah entri 20 kosa kata Arab setiap halaman, penyusun kamus menggunakan nomor urut 1,2,3 dan seterusnya pada entri kata yang sama, dilengkapi dengan beberapa tanda seperti tanda kurung” ( )” , tanda miring“/” dan tanda koma “ ,” dalam memberikan petunjuk suatu kosa kata, tidak membedakan alif maq??rah ( ? (alif mamd?dah (? (.dan hamzah ( ? (yang di atas alif, wawu, dan ya, dan terdapat kosa kata yang berulang-ulang. Selain itu, kamus tersebut memiliki kelebihan dan kekurangan penggunaannya. Kelebihannya adalah kamus Shaw?rif?yah ini memuat lebih dari 50.000 kosa kata sinonim dan merupakan kamus sinonim Arab-Indonesia pertama di Asia Tenggara, memudahkan orang dalam menggunakan kamus karena kosa kata disusun berdasarkan huruf abjadiyah tanpa melihat akar kata, kamus sinonim yang memuat kosa kata dalam jumlah banyak sehingga di dalamnya sering terjadi pengulangan kata, penggunakan nomor urut 1,2,3 dan seterusnya pada entri kata yang sama dapat memudahkan pemahaman pembaca dalam melihat kamus sinonim. Kekurangannya adalah terdapat kosa kata yang tidak tersusun secara abjadiyah, tidak dilengkapi label kamus dan daftar isi, terdapat kosa kata yang tidak menggunakan nomor urut, struktur penyusunan kamus di mulai dari arah kanan ke kiri, terdapat kata bertashdid dan tidak bertashdid yang dituliskan nomor urut, terdapat kosa kata yang salah satu hurufnya memiliki baris lebih dari satu, terdapat kosa kata yang berulang-ulang tanpa ada perbedaan sinonim atau arti, penyusun tidak memberikan petunjuk pada kosa kata yang termasuk ke dalam kosa kata sains, teknologi maupun seni.
Bahasa Indonesia
Bentuk Karya Bukan fiksi atau tidak didefinisikan
Target Pembaca Tidak diketahui / tidak ditentukan

 
No Barcode No. Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
Tag Ind1 Ind2 Isi
001 INLIS000000000054769
005 20200107010644
007 ta
008 200107###########################0#ind##
035 # # $a 0010-0120000102
100 0 # $a RAODATUL SUMIRAH
245 1 # $a PENYUSUNAN KAMUS SHAWARIFYAH KARYA DR. KAMALUDDIN NURDIN MARJUNI (Suatu Analisis Leksikografi) /$c RAODATUL SUMIRAH
250 # # $a Skripsi
260 # # $a Universitas Hasanuddin :$b Fak. Ilmu Budaya,$c 2019
300 # # $a 89 hlm.
520 # # $a Skripsi ini berjudul “ Penyusunan Kamus Shaw?rif?yah Karya Kamaluddin Nurdin Marjuni (Suatu Analisis Leksikografi)” yang di dalamnya membahas tentang metode perkamusan yang digunakan di dalam kamus tersebut. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui metode penyusunan, kelebihan dan kekurangan kamus shaw?rif?yah. Metode yang digunakan dalam penelitian dan penulisan skripsi ini adalah metode pustaka (library research) dengan pendekatan kualitatif. Selanjutnya metode dan teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah metode simak dengan teknik catat melalui analisis leksikografi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kamus shaw?rif?yah karya Kamaluddin Nurdin Marjuni menggunakan Ni??m al-Nu?q dalam penyusunannya. Adapun metode tersebut adalah penyusunan kosa kata sesuai abjadiyah dan tanpa melihat akar kata, penyusunan kamus dimulai dari arah kiri dengan jumlah entri 20 kosa kata Arab setiap halaman, penyusun kamus menggunakan nomor urut 1,2,3 dan seterusnya pada entri kata yang sama, dilengkapi dengan beberapa tanda seperti tanda kurung” ( )” , tanda miring“/” dan tanda koma “ ,” dalam memberikan petunjuk suatu kosa kata, tidak membedakan alif maq??rah ( ? (alif mamd?dah (? (.dan hamzah ( ? (yang di atas alif, wawu, dan ya, dan terdapat kosa kata yang berulang-ulang. Selain itu, kamus tersebut memiliki kelebihan dan kekurangan penggunaannya. Kelebihannya adalah kamus Shaw?rif?yah ini memuat lebih dari 50.000 kosa kata sinonim dan merupakan kamus sinonim Arab-Indonesia pertama di Asia Tenggara, memudahkan orang dalam menggunakan kamus karena kosa kata disusun berdasarkan huruf abjadiyah tanpa melihat akar kata, kamus sinonim yang memuat kosa kata dalam jumlah banyak sehingga di dalamnya sering terjadi pengulangan kata, penggunakan nomor urut 1,2,3 dan seterusnya pada entri kata yang sama dapat memudahkan pemahaman pembaca dalam melihat kamus sinonim. Kekurangannya adalah terdapat kosa kata yang tidak tersusun secara abjadiyah, tidak dilengkapi label kamus dan daftar isi, terdapat kosa kata yang tidak menggunakan nomor urut, struktur penyusunan kamus di mulai dari arah kanan ke kiri, terdapat kata bertashdid dan tidak bertashdid yang dituliskan nomor urut, terdapat kosa kata yang salah satu hurufnya memiliki baris lebih dari satu, terdapat kosa kata yang berulang-ulang tanpa ada perbedaan sinonim atau arti, penyusun tidak memberikan petunjuk pada kosa kata yang termasuk ke dalam kosa kata sains, teknologi maupun seni.
No Nama File Nama File Format Flash Format File Action
1 RAODATUL SUMIRAH OK.pdf pdf Baca Online
Content Unduh katalog