Cite This        Tampung        Export Record
Judul HUBUNGAN ANTARA RINITIS ALERGI DENGAN KEJADIAN ASMA BRONKHIAL PADA PENDERITA DI RSUP DR WAHIDIN SUDIROHUSODO MAKASSAR / DANIEL TANDIARI
Pengarang DANIEL TANDIARI
EDISI Skripsi
Penerbitan Univeristas Hasanuddin : Fak. Kedokteran, 2017
Deskripsi Fisik 74 hlm. :illus.
Subjek Rhinitis Alergi,
Asma Bronkhial.
Abstrak Rhinitis alergi merupakan suatu penyakit yang umum menyerang sekitar 10 hingga 25 % dari populasi didunia dan prevalansinya semakin meningkat. Insiden asma bronkhial meningkat diseluruh dunia sehubungan dengan kemajuan industri dan meningkatnya polusi. Rhinitis alergi maupun asma tidak merupakan penyakit yang parah tetapi secara nyata dapat mengakibatkan penurunan produktivitas, kualitas hidup dan dapat menghambat tumbuh kembang pada anak serta mengakibatkan risiko terhadap kelainan organis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara rhinitis alergi dengan terjadinya asma bronkhial di RSUP DR. Wahidin Sudirohusodo Makassar periode 1 Januari 2015 – 31 Oktober 2017. Penelitian ini merupakan penelitian analitik deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Data diambil dari rekam medik di RSUP DR. Wahidin Sudirohusodo Makassar periode 1 Januari 2015 – 31 Oktober 2017. Data yang diambil adalah pasien rhinitis. Data yang dikumpulkan diolah dan ditabulasi serta dilakukan uji statistik chi-square dengan menggunakan SPSS .14.0 for windows. Hasil penelitian didapatkan bahwa penderita rhinitis di RSUP DR. Wahidin Sudirohusodo Makassar periode 1 Januari 2015 – 31 Oktober 2017 sebanyak 68 pasien. Penderita rhinitis alergi yang menderita asma bronkhial sebanyak 13 pasien (51%), sedangkan penderita rhinitis alergi tanpa disertai asma bronkial sebanyak 12 pasien (48%). Penderita rhinitis non alergi yang disertai asma bronkhial sebanyak 12 pasien (28%), penderita rhinitis non alergi tanpa disertai asma bronkhial sebanyak 31 pasien (72%). Hasil uji statistik dengan chi-square di dapatkan nilai P < 0,05 yaitu sebesar 0,047 dan nilai rasio prevalens >1 yaitu sebesar 1,86. Hasil analisis membuktikan bahwa Ada hubungan antara rinitis alergi dengan kejadian asma bronkial

 
No Barcode No. Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
00000008905 SKR-K17 DAN h Baca di tempat Perpustakaan Pusat - Koleksi Khusus Tersedia
Tag Ind1 Ind2 Isi
001 INLIS000000000048327
005 20190521072651
035 # # $a 0010-0519000441
084 # # $a SKR-K17 DAN h
100 0 # $a DANIEL TANDIARI
245 1 # $a HUBUNGAN ANTARA RINITIS ALERGI DENGAN KEJADIAN ASMA BRONKHIAL PADA PENDERITA DI RSUP DR WAHIDIN SUDIROHUSODO MAKASSAR /$c DANIEL TANDIARI
250 # # $a Skripsi
260 # # $a Univeristas Hasanuddin :$b Fak. Kedokteran,$c 2017
300 # # $a 74 hlm. : $b illus.
520 # # $a Rhinitis alergi merupakan suatu penyakit yang umum menyerang sekitar 10 hingga 25 % dari populasi didunia dan prevalansinya semakin meningkat. Insiden asma bronkhial meningkat diseluruh dunia sehubungan dengan kemajuan industri dan meningkatnya polusi. Rhinitis alergi maupun asma tidak merupakan penyakit yang parah tetapi secara nyata dapat mengakibatkan penurunan produktivitas, kualitas hidup dan dapat menghambat tumbuh kembang pada anak serta mengakibatkan risiko terhadap kelainan organis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara rhinitis alergi dengan terjadinya asma bronkhial di RSUP DR. Wahidin Sudirohusodo Makassar periode 1 Januari 2015 – 31 Oktober 2017. Penelitian ini merupakan penelitian analitik deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Data diambil dari rekam medik di RSUP DR. Wahidin Sudirohusodo Makassar periode 1 Januari 2015 – 31 Oktober 2017. Data yang diambil adalah pasien rhinitis. Data yang dikumpulkan diolah dan ditabulasi serta dilakukan uji statistik chi-square dengan menggunakan SPSS .14.0 for windows. Hasil penelitian didapatkan bahwa penderita rhinitis di RSUP DR. Wahidin Sudirohusodo Makassar periode 1 Januari 2015 – 31 Oktober 2017 sebanyak 68 pasien. Penderita rhinitis alergi yang menderita asma bronkhial sebanyak 13 pasien (51%), sedangkan penderita rhinitis alergi tanpa disertai asma bronkial sebanyak 12 pasien (48%). Penderita rhinitis non alergi yang disertai asma bronkhial sebanyak 12 pasien (28%), penderita rhinitis non alergi tanpa disertai asma bronkhial sebanyak 31 pasien (72%). Hasil uji statistik dengan chi-square di dapatkan nilai P < 0,05 yaitu sebesar 0,047 dan nilai rasio prevalens >1 yaitu sebesar 1,86. Hasil analisis membuktikan bahwa Ada hubungan antara rinitis alergi dengan kejadian asma bronkial
650 # # $a Asma Bronkhial.
650 # # $a Rhinitis Alergi,
No Nama File Nama File Format Flash Format File Action
1 17_C11114521(FILEminimizer).pdf pdf Baca Online
Content Unduh katalog