Cite This        Tampung        Export Record
Judul PEMILIHAN NAMA DIRI PADA MASYARAKAT BUGIS: ANALISIS SEMANTIK
Pengarang SYAMSUL RIJAL
#CONTRIBUTOR#
Penerbitan #PUBLISHER# 2014
ISMN --syamsulrij-4178
/Tesis/Ilmu Budaya / Culture Science/
Subjek Motivasi, Bugis, Bahasa Bugis
Abstrak Tesis ini disusun untuk mendeskripsikan dan mengklasifikasikan latar belakang penggunaan dan motivasi pemilihan nama diri pada masyarakat Bugis. Selain itu, melalui hasil penelitian ini, dapat dilihat pergeseran pemberian nama diri dari bahasa Bugis ke bahasa Indonesia dalam pemilihan nama diri pada masyarakat Bugis.Metode yang digunakan adalah observasi dengan menggunakan kuisioner untuk mendapatkan data dan indikasi penelitian. Data yang telah ditarik secara purposif kemudian analisis secara deskriptif untuk menemukan hasil penelitian yang telah dirumuskan dalam rumusan masalah.Terdapat sembilan latar belakang penamaan diri dalam masyarakat Bugis. Latar belakang penamaan tersebut adalah (1) penamaan yang dikaitkan dengan nama bulan; (2) penamaan yang dikaitkan dengan urutan kelahiran; (3) penamaan yang dikaitkan dengan hari-hari besar keagamaan; (4) penamaan yang meniru (mengidolakan) orang-orang terkenal; (5) penamaan yang dikaitkan dengan tempat; (6) penamaan yang dikaitkan dengan peristiwa atau waktu tertentu; (7) penamaan yang diambil dari nama keluarga yang telah meninggal; (8) penamaan dengan bentuk akronim; dan (9) penamaan yang didasarkan atas kesamaan huruf awal nama diri.Motivasi masyarakat memilih nama diri dapat diklasifikasikan sebagai berikut: (1) untuk kebaikan atau sifat baik; (2) suatu nama dianggap cocok; (3) untuk kecantikan atau kesehatan fisik; (4) untuk kesuksesan pekerjaan atau cita-cita; dan (5) untuk kesejahteraan atau berkah. Masyarakat Bugis lebih cenderung memilih nama diri yang menggunakan kosakata bahasa bahasa Indonesia. Penggunaan nama diri yang berbahasa Bugis telah bergeser ke Bahasa Indonesia. Bahasa Indonesia yang dipilih merupakan bahasa Indonesia yang diserap dari bahasa Arab dan bahasa Sangsekerta.
Bahasa Indonesia
Bentuk Karya Tidak ada kode yang sesuai
Target Pembaca Tidak ada kode yang sesuai

 
No Barcode No. Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
Tag Ind1 Ind2 Isi
001 INLIS000000000004058
005 20170502022715
008 170502||||||||| | ||| |||| ||ind||
024 0 $a--syamsulrij-4178
024 0 $a/Tesis/Ilmu Budaya / Culture Science/
035 0010-0517004058
041 $a ind
042 $adc
100 0 $a SYAMSUL RIJAL
245 0 0 $a PEMILIHAN NAMA DIRI PADA MASYARAKAT BUGIS: ANALISIS SEMANTIK
246 0 $aTHE ELECTION OF PROPER NAME IN BUGINESSE: A SEMANTIC ANALYSIS2011
260 $b #PUBLISHER# $c 2014
520 $a Tesis ini disusun untuk mendeskripsikan dan mengklasifikasikan latar belakang penggunaan dan motivasi pemilihan nama diri pada masyarakat Bugis. Selain itu, melalui hasil penelitian ini, dapat dilihat pergeseran pemberian nama diri dari bahasa Bugis ke bahasa Indonesia dalam pemilihan nama diri pada masyarakat Bugis.Metode yang digunakan adalah observasi dengan menggunakan kuisioner untuk mendapatkan data dan indikasi penelitian. Data yang telah ditarik secara purposif kemudian analisis secara deskriptif untuk menemukan hasil penelitian yang telah dirumuskan dalam rumusan masalah.Terdapat sembilan latar belakang penamaan diri dalam masyarakat Bugis. Latar belakang penamaan tersebut adalah (1) penamaan yang dikaitkan dengan nama bulan; (2) penamaan yang dikaitkan dengan urutan kelahiran; (3) penamaan yang dikaitkan dengan hari-hari besar keagamaan; (4) penamaan yang meniru (mengidolakan) orang-orang terkenal; (5) penamaan yang dikaitkan dengan tempat; (6) penamaan yang dikaitkan dengan peristiwa atau waktu tertentu; (7) penamaan yang diambil dari nama keluarga yang telah meninggal; (8) penamaan dengan bentuk akronim; dan (9) penamaan yang didasarkan atas kesamaan huruf awal nama diri.Motivasi masyarakat memilih nama diri dapat diklasifikasikan sebagai berikut: (1) untuk kebaikan atau sifat baik; (2) suatu nama dianggap cocok; (3) untuk kecantikan atau kesehatan fisik; (4) untuk kesuksesan pekerjaan atau cita-cita; dan (5) untuk kesejahteraan atau berkah. Masyarakat Bugis lebih cenderung memilih nama diri yang menggunakan kosakata bahasa bahasa Indonesia. Penggunaan nama diri yang berbahasa Bugis telah bergeser ke Bahasa Indonesia. Bahasa Indonesia yang dipilih merupakan bahasa Indonesia yang diserap dari bahasa Arab dan bahasa Sangsekerta.
540 $a#RIGHTS#
546 $aBahasa Indonesia
650 0 $a Motivasi, Bugis, Bahasa Bugis
655 0 $adc_document$2local
655 0 $as2$2local
700 0 $a #CONTRIBUTOR#
786 0 $n#SOURCE#
786 0 $n#SOURCE_URL#
787 0 $n1
787 0 $n12014-04-07 09:46:06--syamsulrij-4178-1-tesis.pdf./files/disk1/84/--syamsulrij-4178-1-tesis.pdf/download.php?id=4154TESIS.pdfbinary/octet-stream641692
787 0 $n12014-04-07 09:46:06--syamsulrij-4178-1-tesis.pdf./files/disk1/84/--syamsulrij-4178-1-tesis.pdf/download.php?id=4154TESIS.pdfbinary/octet-stream641692
No Nama File Nama File Format Flash Format File Action
1 --syamsulrij-4178-1-tesis.pdf pdf Download
Content Unduh katalog
 
Karya Terkait :
ANALISIS PENGARUH KREDIT MIKRO TERHADAP PENGENTASAN KEMISKINAN MELALUI PENGEMBANGAN USAHA MIKRO DI SULAWESI TENGGARA : Analysis of microcredit effect on poverty alleviation through microenterprise development in South East Sulawesi / MUH. YANI BALAKA FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KINERJA INSPEKTORAT KOTA MAKASSAR BERDASARKAN PERSEPSI PEGAWAINYA ANALISIS KESESUAIAN KEMAMPUAN SUMBER DAYA MANUSIA APARATUR DENGAN PERSYARATAN JABATAN DI KABUPATEN SIDENRENG RAPPANG : An Analysis On The Suitability Between Official Human Resources And Position Requirements In Sidenreng Rappang Regency / ANDI NILWANA PILIHAN MODA PETE-PETE DAN OJEK DI KOTA MAJENE SULAWESI BARAT : THE CHOICE OF MODES PETE-PETE AND OJEK IN MAJENE TOWN WEST SULAWESI BARAT / WAHYUNI PENENTUAN PRIORITAS PENANGANAN JALAN DI KECAMATAN MANDONGA KOTA KENDARI : Determination of Handling Priority of Road in Mandonga District of Kendari City / JANY Show More