Cite This        Tampung        Export Record
Judul HUBUNGAN ANTARA VOLUME PROSTAT DENGAN LOWER URINATO TRACT SYMPTOMS ( LUTS ) PADA PENDERITA PEMBESARAN PROSTAT JINAK DI RS PENDIDIKAN UNHAS MAKASSAR PADA BULAN OKTOBER TAHUN 2017 / RINI VIRLIANA
Pengarang RINI VIRLIANA
EDISI Skripsi
Penerbitan Universitas Hasanuddin : Fak.Kedokteran, 2017
Deskripsi Fisik 117 hlm. :Ilus.
Subjek Volume prostat ,
pembesaran prostat jinak
Lower Urinato Tract Symptoms (LUTS) ,
Abstrak Latar Belakang : Pembesaran prostat jinak merupakan penyakit yang persentasinya meningkat seiring dengan peningkatan usia, berhubungan dengan proses penuaan yang mengakibatkan penurunan kadar hormon pria,terutama testosterone. Terjadi pada sekitar 70% pria diatas usia 60 tahun. Angka ini akan meningkat hingga 90% pada pria berusia diatas 80 tahun. Gejala yang dialaminya adalah gejala iritatif dan obstruktif atau dikenal Low Urinary Tract Symptoms (LUTS) yang dinilai berdasarkan skoring IPSS yaitu dari gejala ringan hingga berat. Salah satu cara penentuan volume prostat yaitu Ultrasonografi (USG) dianggap sebagai pemeriksaan yang baik oleh karena ketepatannya dalam mendeteksi pembesaran prostat. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan antara volume prostat dengan lower urinato tract symptoms (LUTS) pada penderita pembesaran prostat jinak di RS Pendidikan Unhas Makassar pada bulan Oktober tahun 2017 Metode: Penelitian ini menggunakan desain penelitian observasional analitik dengan pendekatan cross sectional, menggunakan data primer melalui wawancara untuk menilai skor IPSS dan data sekunder berupa rekam medik untuk mengetahui volume prostat melalui pemeriksaan USG Transabdominal pada penderita pembesaran prostat jinak di RS Pendidikan Unhas Makassar pada bulan Oktober tahun 2017. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling dengan jumlah sampel sebanyak 30 orang. Data dianalisis dengan menggunakan program statistik komputer. Hasil: Sampel yang diteliti sebanyak 30 pasien. Usia terbanyak antara 61-70 tahun (43,3%), paling banyak pasien yang memiliki volume prostat grade II (31-50 cc) yaitu sebanyak 10 pasien (33,3%) , paling banyak pasien yang memiliki derajat LUTS sedang (skor 8-19) yaitu sebanyak 15 pasien (50,0%). Hasil uji chi square menunjukkan bahwa volume prostat memiliki hubungan signifikan dan korelasi kuat terhadap derajat LUTS ( p=0,018; r= 0,564 ) . Sedangkan, umur tidak memiliki hubungan signifikan terhadap volume prostat ( p= 0,223 ) dan terhadap derajat LUTS ( p= 0,435) Kesimpulan: Umur tidak memiliki hubungan yang signifikan terhadap volume prostat dan derajat LUTS. Volume prostat memiliki hubungan yang signifikan terhadap Lower Urinato Tract Symptoms (LUTS)

 
No Barcode No. Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
00000001286 SKR-S17 RIN h Baca di tempat Perpustakaan Pusat - Koleksi Khusus Tersedia
Tag Ind1 Ind2 Isi
001 INLIS000000000037393
005 20180315091540
035 # # $a 0010-0318000234
084 # # $a SKR-S17 RIN h
100 0 # $a RINI VIRLIANA
245 1 # $a HUBUNGAN ANTARA VOLUME PROSTAT DENGAN LOWER URINATO TRACT SYMPTOMS ( LUTS ) PADA PENDERITA PEMBESARAN PROSTAT JINAK DI RS PENDIDIKAN UNHAS MAKASSAR PADA BULAN OKTOBER TAHUN 2017 /$c RINI VIRLIANA
250 # # $a Skripsi
260 # # $a Universitas Hasanuddin :$b Fak.Kedokteran,$c 2017
300 # # $a 117 hlm. : $b Ilus.
520 # # $a Latar Belakang : Pembesaran prostat jinak merupakan penyakit yang persentasinya meningkat seiring dengan peningkatan usia, berhubungan dengan proses penuaan yang mengakibatkan penurunan kadar hormon pria,terutama testosterone. Terjadi pada sekitar 70% pria diatas usia 60 tahun. Angka ini akan meningkat hingga 90% pada pria berusia diatas 80 tahun. Gejala yang dialaminya adalah gejala iritatif dan obstruktif atau dikenal Low Urinary Tract Symptoms (LUTS) yang dinilai berdasarkan skoring IPSS yaitu dari gejala ringan hingga berat. Salah satu cara penentuan volume prostat yaitu Ultrasonografi (USG) dianggap sebagai pemeriksaan yang baik oleh karena ketepatannya dalam mendeteksi pembesaran prostat. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan antara volume prostat dengan lower urinato tract symptoms (LUTS) pada penderita pembesaran prostat jinak di RS Pendidikan Unhas Makassar pada bulan Oktober tahun 2017 Metode: Penelitian ini menggunakan desain penelitian observasional analitik dengan pendekatan cross sectional, menggunakan data primer melalui wawancara untuk menilai skor IPSS dan data sekunder berupa rekam medik untuk mengetahui volume prostat melalui pemeriksaan USG Transabdominal pada penderita pembesaran prostat jinak di RS Pendidikan Unhas Makassar pada bulan Oktober tahun 2017. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling dengan jumlah sampel sebanyak 30 orang. Data dianalisis dengan menggunakan program statistik komputer. Hasil: Sampel yang diteliti sebanyak 30 pasien. Usia terbanyak antara 61-70 tahun (43,3%), paling banyak pasien yang memiliki volume prostat grade II (31-50 cc) yaitu sebanyak 10 pasien (33,3%) , paling banyak pasien yang memiliki derajat LUTS sedang (skor 8-19) yaitu sebanyak 15 pasien (50,0%). Hasil uji chi square menunjukkan bahwa volume prostat memiliki hubungan signifikan dan korelasi kuat terhadap derajat LUTS ( p=0,018; r= 0,564 ) . Sedangkan, umur tidak memiliki hubungan signifikan terhadap volume prostat ( p= 0,223 ) dan terhadap derajat LUTS ( p= 0,435) Kesimpulan: Umur tidak memiliki hubungan yang signifikan terhadap volume prostat dan derajat LUTS. Volume prostat memiliki hubungan yang signifikan terhadap Lower Urinato Tract Symptoms (LUTS)
650 # # $a Lower Urinato Tract Symptoms (LUTS) ,
650 # # $a pembesaran prostat jinak
650 # # $a Volume prostat ,
No Nama File Nama File Format Flash Format File Action
1 17_C11114032(FILEminimizer).pdf pdf Baca Online
Content Unduh katalog