Cite This        Tampung        Export Record
Judul PENGARUH BUDAYA ORGANISASI DAN KARAKTERISTIK INDIVIDU TERHADAP KINERJA KELOMPOK NELAYAN PENERIMA PROGRAM PEMBERDAYAAN EKONOMI MASYARAKAT PESISIR (PEMP) DI KOTA KENDARI : THE INFLUENCE OF CULTURAL ORGANISATION AND INDIVIDUAL CHARACTERISTIC TO THE WORK OF FISHERMAN GROUP WHO RECEIVES THE MAKING EFFICIENT USE OF ECONOMICAL COASTAL AREA SOCIETY PROGRAM IN KENDARI CITY / RAHMAN NAPIRAH
Pengarang RAHMAN NAPIRAH
Penerbitan Universitas Hasanuddin : Program Pascasarjana, 2007
Deskripsi Fisik 76 hlm :ilus
Subjek Manajemen Sumberdaya Manusia
Abstrak RAHMAN NAPIRAH. Pengaruh Budaya Organisasi dan Karakteristik Individu Terhadap Kinerja Kelompok Nelayan Penerima Program Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Pesisir (PEMP) Di Kota Kendari (dibimbiung oleh H.M. Yusuf Abadi dan Anwar Guricci). Penelitian ini bertujuan untuk 1) mengetahui jenis karakteristik budaya organisasi dan karakteristik individu kelompok nelayan penerima program PEMP di Kota Kendari, 2) mengetahui sejauhmana pengaruh budaya organisasi dan karakteristik individu terhadap kinerja kelompok nelayan, dan 3) mendapatkan gambaran tentang kinerja kelompok nelayan dalam pengembangan dana bergulir. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analisis deskriptif dan analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan temuan berikut. 1) Meskipun banyak faktor yang mempengaruhi kinerja kelompok nelayan, budaya organisasi seperti individualisme, jarak kekuasaan, penghindaran ketidakpastian dan maskulinitas serta karakteristik individu seperti umur, jenis kelamin, status perkawinan, pendidikan, jumlah tanggungan dan pendapatan rata-rata tidak dapat diabaikan peranannya dalam menentukan kinerja kelompok nelayan. 2) Berdasarkan hasil analisis dengan menggunakan regresi linear berganda menunjukkan koefisien determinasi (R2) adalah 0,81 yang berarti bahwa 81% kinerja nelayan dipengaruhi oleh variabel umur, jenis kelamin, status perkawinan, pendidikan, jumlah tanggungan, pendapatan rata-rata, individualisme, jarak kekuasaan, penghindaran ketidakpastian dan maskulinitas; sedangkan sisanya 19% dipengaruhi oleh variabel lain yang turut menentukan tetapi tidak dimuat dalam model. 3) Nilai intercept (konstanta) berdasarkan hasil analisis -15,70 yang menunjukkan bahwa kinerja kelompok nelayan dalam pengembangan dana bergulir program PEMP adalah dibawah 0 (nol), maka ini berarti prestasi kerja kelompok nelayan dalam kurun waktu tertentu terhadap pengembalian dana bergulir PEMP belum dapat terselesaikan baik jumlah maupun kwalitasnya, yang dibuktikan banyaknya tunggakan terhadap pengembalian pinjaman dana bergulir program PEMP yang sudah melewati 4 bulan terhitung sejak Pebruari 2003 sampai dengan Pebruari 2005.
Bentuk Karya Tidak ada kode yang sesuai
Target Pembaca Tidak ada kode yang sesuai

 
No Barcode No. Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
Tag Ind1 Ind2 Isi
001 INLIS000000000036660
005 20180125101930
007 ta
008 180125################|##########|#|##
035 # # $a 0010-0118000353
084 # # $a S2-PS07 RAH p
100 0 # $a RAHMAN NAPIRAH
245 1 # $a PENGARUH BUDAYA ORGANISASI DAN KARAKTERISTIK INDIVIDU TERHADAP KINERJA KELOMPOK NELAYAN PENERIMA PROGRAM PEMBERDAYAAN EKONOMI MASYARAKAT PESISIR (PEMP) DI KOTA KENDARI : $b THE INFLUENCE OF CULTURAL ORGANISATION AND INDIVIDUAL CHARACTERISTIC TO THE WORK OF FISHERMAN GROUP WHO RECEIVES THE MAKING EFFICIENT USE OF ECONOMICAL COASTAL AREA SOCIETY PROGRAM IN KENDARI CITY /$c RAHMAN NAPIRAH
260 # # $a Universitas Hasanuddin :$b Program Pascasarjana,$c 2007
300 # # $a 76 hlm : $b ilus
520 # # $a RAHMAN NAPIRAH. Pengaruh Budaya Organisasi dan Karakteristik Individu Terhadap Kinerja Kelompok Nelayan Penerima Program Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Pesisir (PEMP) Di Kota Kendari (dibimbiung oleh H.M. Yusuf Abadi dan Anwar Guricci). Penelitian ini bertujuan untuk 1) mengetahui jenis karakteristik budaya organisasi dan karakteristik individu kelompok nelayan penerima program PEMP di Kota Kendari, 2) mengetahui sejauhmana pengaruh budaya organisasi dan karakteristik individu terhadap kinerja kelompok nelayan, dan 3) mendapatkan gambaran tentang kinerja kelompok nelayan dalam pengembangan dana bergulir. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analisis deskriptif dan analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan temuan berikut. 1) Meskipun banyak faktor yang mempengaruhi kinerja kelompok nelayan, budaya organisasi seperti individualisme, jarak kekuasaan, penghindaran ketidakpastian dan maskulinitas serta karakteristik individu seperti umur, jenis kelamin, status perkawinan, pendidikan, jumlah tanggungan dan pendapatan rata-rata tidak dapat diabaikan peranannya dalam menentukan kinerja kelompok nelayan. 2) Berdasarkan hasil analisis dengan menggunakan regresi linear berganda menunjukkan koefisien determinasi (R2) adalah 0,81 yang berarti bahwa 81% kinerja nelayan dipengaruhi oleh variabel umur, jenis kelamin, status perkawinan, pendidikan, jumlah tanggungan, pendapatan rata-rata, individualisme, jarak kekuasaan, penghindaran ketidakpastian dan maskulinitas; sedangkan sisanya 19% dipengaruhi oleh variabel lain yang turut menentukan tetapi tidak dimuat dalam model. 3) Nilai intercept (konstanta) berdasarkan hasil analisis -15,70 yang menunjukkan bahwa kinerja kelompok nelayan dalam pengembangan dana bergulir program PEMP adalah dibawah 0 (nol), maka ini berarti prestasi kerja kelompok nelayan dalam kurun waktu tertentu terhadap pengembalian dana bergulir PEMP belum dapat terselesaikan baik jumlah maupun kwalitasnya, yang dibuktikan banyaknya tunggakan terhadap pengembalian pinjaman dana bergulir program PEMP yang sudah melewati 4 bulan terhitung sejak Pebruari 2003 sampai dengan Pebruari 2005.
650 # # $a Manajemen Sumberdaya Manusia
No Nama File Nama File Format Flash Format File Action
1 --rahmannapi-83-1-ps0029.pdf pdf Baca Online
Content Unduh katalog