Cite This        Tampung        Export Record
Judul ANALISIS SENYAWA HIDROKARBON AROMATIK POLISIKLIK (HAP) YANG BERASAL DARI SEDIMEN DI PERAIRAN PELABUHAN KAYU BANGKOA DAN DEGRADASI SENYAWA FENANTREN DALAM SEDIMEN DENGAN OKSIDATOR KMnO4
Pengarang Tiameisetia Sumomba, Nursiah La Nafie, dan Adiba Arief
#CONTRIBUTOR#
Penerbitan #PUBLISHER# 2017
ISMN --tiameiseti-34057
/Jurnal/
Subjek Degradasi, Fenantren, Kromatografi Gas Spektrofotometri Massa, Hidrokarbon Aromatik Polisiklik (HAP), Internal Standar
Abstrak Penelitian mengenai analisis senyawa Hidrokarbon Aromatik Polisiklik (HAP) yang berasal dari sedimen di perairan Pelabuhan Kayu Bangkoa dan degradasi senyawa fenantren dalam sedimen dengan oksidator KMnO4 telah dilakukan menggunakan alat Kromatografi Gas Spektrofotometri Massa (GC-MS). Sampel sedimen diambil di 3 lokasi di perairan Pelabuhan Kayu Bangkoa. Pengukuran senyawa fenantren dilakukan dengan metode internal standar dan dianalisis menggunakan GC-MS. Diperoleh bahwa oksidator KMnO4 mampu mendegradasi seluruh senyawa fenantren dengan konsentrasi 137,13 ng/g dalam sedimen
Bahasa Indonesia
Bentuk Karya Tidak ada kode yang sesuai
Target Pembaca Tidak ada kode yang sesuai

 
No Barcode No. Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
Tag Ind1 Ind2 Isi
001 INLIS000000000032088
005 20170503185819
008 170503||||||||| | ||| |||| ||ind||
024 0 $a--tiameiseti-34057
024 0 $a/Jurnal/
035 0010-0517032088
041 $a ind
042 $adc
100 0 $a Tiameisetia Sumomba, Nursiah La Nafie, dan Adiba Arief
245 0 0 $a ANALISIS SENYAWA HIDROKARBON AROMATIK POLISIKLIK (HAP) YANG BERASAL DARI SEDIMEN DI PERAIRAN PELABUHAN KAYU BANGKOA DAN DEGRADASI SENYAWA FENANTREN DALAM SEDIMEN DENGAN OKSIDATOR KMnO4
246 0 $a#TITLE_ALTERNATIVE#2016
260 $b #PUBLISHER# $c 2017
520 $a Penelitian mengenai analisis senyawa Hidrokarbon Aromatik Polisiklik (HAP) yang berasal dari sedimen di perairan Pelabuhan Kayu Bangkoa dan degradasi senyawa fenantren dalam sedimen dengan oksidator KMnO4 telah dilakukan menggunakan alat Kromatografi Gas Spektrofotometri Massa (GC-MS). Sampel sedimen diambil di 3 lokasi di perairan Pelabuhan Kayu Bangkoa. Pengukuran senyawa fenantren dilakukan dengan metode internal standar dan dianalisis menggunakan GC-MS. Diperoleh bahwa oksidator KMnO4 mampu mendegradasi seluruh senyawa fenantren dengan konsentrasi 137,13 ng/g dalam sedimen
540 $a#RIGHTS#
546 $aBahasa Indonesia
650 0 $a Degradasi, Fenantren, Kromatografi Gas Spektrofotometri Massa, Hidrokarbon Aromatik Polisiklik (HAP), Internal Standar
655 0 $adc_document$2local
655 0 $ajou$2local
700 0 $a #CONTRIBUTOR#
786 0 $n#SOURCE#
786 0 $n#SOURCE_URL#
787 0 $n1
787 0 $n12017-02-22 08:17:07--tiameiseti-34057-1-16-tiame-).pdf./files/disk1/682/--tiameiseti-34057-1-16-tiame-).pdf/download.php?id=2653316-Tiameisetia S. H31112271(FILEminimizer).pdfapplication/pdf400697
787 0 $n12017-02-22 08:17:07--tiameiseti-34057-1-16-tiame-).pdf./files/disk1/682/--tiameiseti-34057-1-16-tiame-).pdf/download.php?id=2653316-Tiameisetia S. H31112271(FILEminimizer).pdfapplication/pdf400697
No Nama File Nama File Format Flash Format File Action
1 --tiameiseti-34057-1-16-tiame-).pdf pdf Baca Online
Content Unduh katalog
 
Karya Terkait :
ANALISIS PENGARUH KREDIT MIKRO TERHADAP PENGENTASAN KEMISKINAN MELALUI PENGEMBANGAN USAHA MIKRO DI SULAWESI TENGGARA : Analysis of microcredit effect on poverty alleviation through microenterprise development in South East Sulawesi / MUH. YANI BALAKA FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KINERJA INSPEKTORAT KOTA MAKASSAR BERDASARKAN PERSEPSI PEGAWAINYA ANALISIS KESESUAIAN KEMAMPUAN SUMBER DAYA MANUSIA APARATUR DENGAN PERSYARATAN JABATAN DI KABUPATEN SIDENRENG RAPPANG : An Analysis On The Suitability Between Official Human Resources And Position Requirements In Sidenreng Rappang Regency / ANDI NILWANA PILIHAN MODA PETE-PETE DAN OJEK DI KOTA MAJENE SULAWESI BARAT : THE CHOICE OF MODES PETE-PETE AND OJEK IN MAJENE TOWN WEST SULAWESI BARAT / WAHYUNI PENENTUAN PRIORITAS PENANGANAN JALAN DI KECAMATAN MANDONGA KOTA KENDARI : Determination of Handling Priority of Road in Mandonga District of Kendari City / JANY Show More