Cite This        Tampung        Export Record
Judul KARAKTERISTIK PENDERITA STROKE YANG DIRAWAT DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH DAYA KOTA MAKASSAR PERIODE JANUARI-DESEMBER 2014
Pengarang SITI HARDIYANTI
#CONTRIBUTOR#
Penerbitan #PUBLISHER# 2016
ISMN --sitihardiy-23800
/Skripsi/Kedokteran / Medical/Pendidikan Kedokteran/
Subjek stroke, karakteristik
Abstrak Latar Belakang :Stroke merupakan penyakit yang menempati urutan pertama diantara penyakit neurologis dalam hal kepentingan dan frekuensi terjadinya. Paling sedikit setengah dari pasien dengan kelainan neurologis yang dirawat di rumah sakit adalah penderita penyakit stroke. Menurut data terakhir WHO yang dipublikasikan Mei 2014 Kematian Stroke di Indonesia mencapai 328.524 atau 23,48% dari total kematian yang terjadi di Indonesia. Hal ini menunjukkan bahwa insidens kematian akibat stroke terus mengalami peningkatan sehingga membuat stroke sebagai penyebab utama kematian di Indonesia, diikuti oleh penyakit jantung korener dan diabetes mellitus.Metode Penelitian :Penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian observasional dengan pendekatan deskriptif. Dengan jenis penelitian dimaksudkan untuk memaparkan karakteristik penderita penyakit stroke berdasarkan fakta yang terdapat dilapangan. Metode yang digunakan untuk memperoleh data karakteristik variable tersebut digunakan dengan cara observasi status rekam medik pasien stroke, dengan tetap mengingat kepentingan keterkaitan variabel tersebut dengan kasus penyakit stroke hemoragik dan stroke non hemoragik.Hasil : penelitian ini mendapatkan sampel sebanyak 89 kasus. Berdasarkan diagnose stroke, Jenis stroke yang paling banyak adalah Non Hemoragik Stroke (NHS) yaitu 72 kasus (80,9 %) sedangkan Hemoragik Stroke sebanyak 17 kasus (19,1%). Dalam penelitian ini distribusi umur pasien Stroke Non Hemoragik dan Stroke Hemoragik yang terbanyak adalah usia 45-64 tahun yaitu 40 kasus (55,6%) dan untuk Hemoragik Stroke (HS) yaitu 10 kasus (58,8%). Sedangkan jika menurut Jenis Kelamin proporsi Non Hemoragik Stroke (NHS) ini lebih banyak diderita oleh perempuan yaitu 37 kasus (51,4%) daripada Laki-laki yaitu 35 kasus (48,6%). Dan proporsi Hemoragik Stroke (HS) lebih banyak diderita oleh perempuan yaitu 9 kasus (53%) daripada laki-laki yaitu 8 kasus (47%). Dan hasil penelitian menurut riwayat penyakit sebelumnya pada pasien Non Hemoragik Stroke dan Hemoragik Stroke yang terbanyak adalah penyakit Hipertensi, yakni 22 kasus (30,5%) dan 5 kasus (29,4%).Kesimpulan :Stroke yang paling banyak ditemukan yakni Non Hemoragik Stroke (NHS) dibanding Hemoragik Stroke (HS) dan terbanyak ditemukan pada umur 45-64 tahun, kemudian pada jenis kelamin yang paling banyak ditemukan ialah pada perempuan baik pada Non Hemoragik Stroke (NHS) maupun Hemoragik Stroke (HS), serta rata-rata memiliki riwayat penyakit sebelumnya yakni hipertensi. viKata Kunci : stroke, karakteristik
Bahasa Indonesia
Bentuk Karya Tidak ada kode yang sesuai
Target Pembaca Tidak ada kode yang sesuai

 
No Barcode No. Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
Tag Ind1 Ind2 Isi
001 INLIS000000000022232
005 20170503000152
008 170503||||||||| | ||| |||| ||ind||
024 0 $a--sitihardiy-23800
024 0 $a/Skripsi/Kedokteran / Medical/Pendidikan Kedokteran/
035 0010-0517022232
041 $a ind
042 $adc
100 0 $a SITI HARDIYANTI
245 0 0 $a KARAKTERISTIK PENDERITA STROKE YANG DIRAWAT DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH DAYA KOTA MAKASSAR PERIODE JANUARI-DESEMBER 2014
246 0 $a-2015
260 $b #PUBLISHER# $c 2016
520 $a Latar Belakang :Stroke merupakan penyakit yang menempati urutan pertama diantara penyakit neurologis dalam hal kepentingan dan frekuensi terjadinya. Paling sedikit setengah dari pasien dengan kelainan neurologis yang dirawat di rumah sakit adalah penderita penyakit stroke. Menurut data terakhir WHO yang dipublikasikan Mei 2014 Kematian Stroke di Indonesia mencapai 328.524 atau 23,48% dari total kematian yang terjadi di Indonesia. Hal ini menunjukkan bahwa insidens kematian akibat stroke terus mengalami peningkatan sehingga membuat stroke sebagai penyebab utama kematian di Indonesia, diikuti oleh penyakit jantung korener dan diabetes mellitus.Metode Penelitian :Penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian observasional dengan pendekatan deskriptif. Dengan jenis penelitian dimaksudkan untuk memaparkan karakteristik penderita penyakit stroke berdasarkan fakta yang terdapat dilapangan. Metode yang digunakan untuk memperoleh data karakteristik variable tersebut digunakan dengan cara observasi status rekam medik pasien stroke, dengan tetap mengingat kepentingan keterkaitan variabel tersebut dengan kasus penyakit stroke hemoragik dan stroke non hemoragik.Hasil : penelitian ini mendapatkan sampel sebanyak 89 kasus. Berdasarkan diagnose stroke, Jenis stroke yang paling banyak adalah Non Hemoragik Stroke (NHS) yaitu 72 kasus (80,9 %) sedangkan Hemoragik Stroke sebanyak 17 kasus (19,1%). Dalam penelitian ini distribusi umur pasien Stroke Non Hemoragik dan Stroke Hemoragik yang terbanyak adalah usia 45-64 tahun yaitu 40 kasus (55,6%) dan untuk Hemoragik Stroke (HS) yaitu 10 kasus (58,8%). Sedangkan jika menurut Jenis Kelamin proporsi Non Hemoragik Stroke (NHS) ini lebih banyak diderita oleh perempuan yaitu 37 kasus (51,4%) daripada Laki-laki yaitu 35 kasus (48,6%). Dan proporsi Hemoragik Stroke (HS) lebih banyak diderita oleh perempuan yaitu 9 kasus (53%) daripada laki-laki yaitu 8 kasus (47%). Dan hasil penelitian menurut riwayat penyakit sebelumnya pada pasien Non Hemoragik Stroke dan Hemoragik Stroke yang terbanyak adalah penyakit Hipertensi, yakni 22 kasus (30,5%) dan 5 kasus (29,4%).Kesimpulan :Stroke yang paling banyak ditemukan yakni Non Hemoragik Stroke (NHS) dibanding Hemoragik Stroke (HS) dan terbanyak ditemukan pada umur 45-64 tahun, kemudian pada jenis kelamin yang paling banyak ditemukan ialah pada perempuan baik pada Non Hemoragik Stroke (NHS) maupun Hemoragik Stroke (HS), serta rata-rata memiliki riwayat penyakit sebelumnya yakni hipertensi. viKata Kunci : stroke, karakteristik
540 $a#RIGHTS#
546 $aBahasa Indonesia
650 0 $a stroke, karakteristik
655 0 $adc_document$2local
655 0 $as1$2local
700 0 $a #CONTRIBUTOR#
786 0 $n#SOURCE#
786 0 $n#SOURCE_URL#
787 0 $n1
787 0 $n12016-02-02 09:47:14--sitihardiy-23800-1-15-siti-).pdf./files/disk1/476/--sitihardiy-23800-1-15-siti-).pdf/download.php?id=1905515-SITI HARDIYANTI(FILEminimizer).pdfapplication/pdf1061593
787 0 $n12016-02-02 09:47:14--sitihardiy-23800-1-15-siti-).pdf./files/disk1/476/--sitihardiy-23800-1-15-siti-).pdf/download.php?id=1905515-SITI HARDIYANTI(FILEminimizer).pdfapplication/pdf1061593
No Nama File Nama File Format Flash Format File Action
1 --sitihardiy-23800-1-15-siti-).pdf pdf Baca Online
Content Unduh katalog
 
Karya Terkait :
ANALISIS PENGARUH KREDIT MIKRO TERHADAP PENGENTASAN KEMISKINAN MELALUI PENGEMBANGAN USAHA MIKRO DI SULAWESI TENGGARA : Analysis of microcredit effect on poverty alleviation through microenterprise development in South East Sulawesi / MUH. YANI BALAKA FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KINERJA INSPEKTORAT KOTA MAKASSAR BERDASARKAN PERSEPSI PEGAWAINYA ANALISIS KESESUAIAN KEMAMPUAN SUMBER DAYA MANUSIA APARATUR DENGAN PERSYARATAN JABATAN DI KABUPATEN SIDENRENG RAPPANG : An Analysis On The Suitability Between Official Human Resources And Position Requirements In Sidenreng Rappang Regency / ANDI NILWANA PILIHAN MODA PETE-PETE DAN OJEK DI KOTA MAJENE SULAWESI BARAT : THE CHOICE OF MODES PETE-PETE AND OJEK IN MAJENE TOWN WEST SULAWESI BARAT / WAHYUNI PENENTUAN PRIORITAS PENANGANAN JALAN DI KECAMATAN MANDONGA KOTA KENDARI : Determination of Handling Priority of Road in Mandonga District of Kendari City / JANY Show More