Cite This        Tampung        Export Record
Judul KETERLIBATAN MULTIPIHAK DALAM PEMBANGUNAN HUTAN KEMASYARAKATAN DI KABUPATEN GUNUNGKIDUL PROPINSI YOGYAKARTA : THE INVOLVEMENT OF MULTISTAKEHOLDER IN SOCIAL FOREST IN GUNUNGKIDUL REGENCY YOGYAKARTA PROVINCE / SUHARNO
Pengarang SUHARNO
EDISI Tesis
Penerbitan Universitas Hasanuddin : Program Pascasarjana, 2008
Deskripsi Fisik 175 hlm :ilus
ISMN --suharno-233
/Tesis/Ekonomi / Economic/
Subjek Perencanaan Pengembangan Wilayah
Abstrak Penelitian ini bertujuan (1) menganalisis proses perencanaan dan mekanisme pembentukan Hutan Kemasyarakatan di Kabupaten Gunungkidul, (2) menganalisis keterlibatan multipihak dalam pembangunan Hutan Kemasyarakatan di Kabupaten Gunungkidul, (3) menganalisis perubahan modal sosial dibalik berlangsungnya keterlibatan multipihak dalam pembangunan Hutan Kemasyarakatan di Kabupaten Gunungkidul, (4) Menganalisis perbaikan kesejahteraan dan kelestarian hutan dibalik keterlibatan multipihak dalam pembangunan Hutan Kemasyarakatan di Kabupaten Gunungkidul. Penelitian ini dilaksanakan di Kabupaten Gunungkidul dan Propinsi DIY dengan fokus HKm di Kabupaten Gunungkidul. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Informan dipilih beberapa narasumber dari instansi yang terlibat pada pembangunan HKm di Gunungkidul. Adapun informan dari masyarakat diwakili oleh empat kelompok tani HKm (KTHKm) yang dibandingkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertama, proses perencanaan dan mekanisme pembentukan Hutan Kemasyarakatan di Kabupaten Gunungkidul merupakan proses yang panjang melalui evolusi kebijakan, dibangun pemerintah pusat, difasilitasi pemprov DIY dan Pemkab Gunungkidul, serta dibantu oleh para pihak lain. Kedua, keterlibatan multipihak dalam pembangunan HKm di Gunungkidul mencakup keterlibatan instansi pusat, Propinsi DIY, Kabupaten Gunungkidul, LSM, masyarakat dan akademisi. Ketiga, perubahan modal sosial yang terjadi akibat keterlibatan multipihak berupa saling percaya (mutual trust), jaringan (network) dan norma-norma sosial (social norm). Keempat, perbaikan kesejahteraan dan kelestarian hutan dibalik keterlibatan multipihak dapat terlihat dari meningkatnya kesejahteraan anggota KTHKm teramati dan meningkatnya luas tutupan kawasan HKm teramati.
Bentuk Karya Tidak ada kode yang sesuai
Target Pembaca Tidak ada kode yang sesuai

 
No Barcode No. Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
Tag Ind1 Ind2 Isi
001 INLIS000000000000155
005 20180213012735
008 180213################|##########|#|##
024 0 $a--suharno-233
024 0 $a/Tesis/Ekonomi / Economic/
035 # # $a 0010-0517000155
041 $a ind
042 $adc
084 # # $a S2-PS08 SUH k
100 0 # $a SUHARNO
245 1 # $a KETERLIBATAN MULTIPIHAK DALAM PEMBANGUNAN HUTAN KEMASYARAKATAN DI KABUPATEN GUNUNGKIDUL PROPINSI YOGYAKARTA : $b THE INVOLVEMENT OF MULTISTAKEHOLDER IN SOCIAL FOREST IN GUNUNGKIDUL REGENCY YOGYAKARTA PROVINCE /$c SUHARNO
246 0 $aTHE INVOLVEMENT OF MULTISTAKEHOLDER IN SOCIAL FOREST IN GUNUNGKIDUL REGENCY YOGYAKARTA PROVINCE
250 # # $a Tesis
260 # # $a Universitas Hasanuddin :$b Program Pascasarjana,$c 2008
300 # # $a 175 hlm : $b ilus
520 # # $a Penelitian ini bertujuan (1) menganalisis proses perencanaan dan mekanisme pembentukan Hutan Kemasyarakatan di Kabupaten Gunungkidul, (2) menganalisis keterlibatan multipihak dalam pembangunan Hutan Kemasyarakatan di Kabupaten Gunungkidul, (3) menganalisis perubahan modal sosial dibalik berlangsungnya keterlibatan multipihak dalam pembangunan Hutan Kemasyarakatan di Kabupaten Gunungkidul, (4) Menganalisis perbaikan kesejahteraan dan kelestarian hutan dibalik keterlibatan multipihak dalam pembangunan Hutan Kemasyarakatan di Kabupaten Gunungkidul. Penelitian ini dilaksanakan di Kabupaten Gunungkidul dan Propinsi DIY dengan fokus HKm di Kabupaten Gunungkidul. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Informan dipilih beberapa narasumber dari instansi yang terlibat pada pembangunan HKm di Gunungkidul. Adapun informan dari masyarakat diwakili oleh empat kelompok tani HKm (KTHKm) yang dibandingkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertama, proses perencanaan dan mekanisme pembentukan Hutan Kemasyarakatan di Kabupaten Gunungkidul merupakan proses yang panjang melalui evolusi kebijakan, dibangun pemerintah pusat, difasilitasi pemprov DIY dan Pemkab Gunungkidul, serta dibantu oleh para pihak lain. Kedua, keterlibatan multipihak dalam pembangunan HKm di Gunungkidul mencakup keterlibatan instansi pusat, Propinsi DIY, Kabupaten Gunungkidul, LSM, masyarakat dan akademisi. Ketiga, perubahan modal sosial yang terjadi akibat keterlibatan multipihak berupa saling percaya (mutual trust), jaringan (network) dan norma-norma sosial (social norm). Keempat, perbaikan kesejahteraan dan kelestarian hutan dibalik keterlibatan multipihak dapat terlihat dari meningkatnya kesejahteraan anggota KTHKm teramati dan meningkatnya luas tutupan kawasan HKm teramati.
546 $aBahasa Indonesia
650 # $a Perencanaan Pengembangan Wilayah
655 0 $adc_document$2local
No Nama File Nama File Format Flash Format File Action
1 bab1-2_001.pdf pdf Baca Online
Content Unduh katalog