Cite This        Tampung        Export Record
Judul ANALISIS ZONASI KAWASAN PERLINDUNGAN AIR TANAH PADA DAERAH ALIRAN SUNGAI (DAS) BAUBAU PROPINSI SULAWESI TENGGARA
Pengarang LA ODE NASRUN
#CONTRIBUTOR#
Penerbitan #PUBLISHER# 2015
ISMN --laodenasru-21204
/Tesis/Teknik / Enggenering/
Subjek TEKNIK GEOLOGI
Abstrak Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis zonasi resapan airtanah untuk kawasan perlindungan air tanah di DAS baubau. Penelitian inimenggunakan metode deskriptif untuk memperoleh data-data secarafaktual di lapangan. Populasi dan teknik pengambilan sampelmenggunakan metode purposive sampling dimana lokasi sampel dipilih didaerah-daerah yang berpeluang memberi kontribusi terhadap resapan airtanah di lokasi penelitian. Sebagai bahan pertimbangan dalam penentuanjumlah dan sebaran pengambilan sampel dengan melihat keseragamanPeta Geologi, Topografi, Hidrogeologi, sistem lahan dan tutupan lahanskala 1 : 50.000. pengambilan sampel sebanyak 10 titik lokasi.Analisis zonasi resapan air tanah menggunakan Sistem InformasiGeografis dengan metoda tumpang susun (overlay) menggunakan petapetaantara lain Peta Topografi, Geologi, Hidrogeologi, sistem lahan danlandsat sehingga terbentuk zonasi daerah resapan air.Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor-faktor Topografi,Geologi dan Hidrogeologi sangat berpengaruh terhadap penentuan zonaresapan air pada daerah penelitian, sedangkan faktor-faktor infiltrasi,permeabilitas, curah hujan, tutupan lahan dan pengelolaan lahan memberikontribusi terhadap kuantitas daerah resapan air pada daerah penelitian.Faktor infiltrasi dengan nilai antara 9,540 cm/jam – 15,095 cm/jammenunjukan infiltrasi baik setelah pengamatan 1 jam di lapangan.Permeabilitas terukur antara 0,38 cm/jam – 19,36 cm/jam menunjukkanpermeabilitas sedang sampai baik. Curah hujan antara 1.314,2 mm/tahunsampai 2.115,2 mm/tahun. Berdasarkan data yang diperoleh di lapanganmenunjukkan kuantitas curah hujan sedang. Tutupan lahan danpengelolaan lahan berdasarkan analisis peta landsat masih baik.
Bahasa Indonesia
Bentuk Karya Tidak ada kode yang sesuai
Target Pembaca Tidak ada kode yang sesuai

 
No Barcode No. Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
Tag Ind1 Ind2 Isi
001 INLIS000000000019754
005 20170502215632
008 170502||||||||| | ||| |||| ||ind||
024 0 $a--laodenasru-21204
024 0 $a/Tesis/Teknik / Enggenering/
035 0010-0517019754
041 $a ind
042 $adc
100 0 $a LA ODE NASRUN
245 0 0 $a ANALISIS ZONASI KAWASAN PERLINDUNGAN AIR TANAH PADA DAERAH ALIRAN SUNGAI (DAS) BAUBAU PROPINSI SULAWESI TENGGARA
246 0 $aSPATIAL ANALYSIS OF GROUNDWATER PROTECTION AREA AT WATERSHED BAUBAU SOUTHEAST SULAWESI2013
260 $b #PUBLISHER# $c 2015
520 $a Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis zonasi resapan airtanah untuk kawasan perlindungan air tanah di DAS baubau. Penelitian inimenggunakan metode deskriptif untuk memperoleh data-data secarafaktual di lapangan. Populasi dan teknik pengambilan sampelmenggunakan metode purposive sampling dimana lokasi sampel dipilih didaerah-daerah yang berpeluang memberi kontribusi terhadap resapan airtanah di lokasi penelitian. Sebagai bahan pertimbangan dalam penentuanjumlah dan sebaran pengambilan sampel dengan melihat keseragamanPeta Geologi, Topografi, Hidrogeologi, sistem lahan dan tutupan lahanskala 1 : 50.000. pengambilan sampel sebanyak 10 titik lokasi.Analisis zonasi resapan air tanah menggunakan Sistem InformasiGeografis dengan metoda tumpang susun (overlay) menggunakan petapetaantara lain Peta Topografi, Geologi, Hidrogeologi, sistem lahan danlandsat sehingga terbentuk zonasi daerah resapan air.Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor-faktor Topografi,Geologi dan Hidrogeologi sangat berpengaruh terhadap penentuan zonaresapan air pada daerah penelitian, sedangkan faktor-faktor infiltrasi,permeabilitas, curah hujan, tutupan lahan dan pengelolaan lahan memberikontribusi terhadap kuantitas daerah resapan air pada daerah penelitian.Faktor infiltrasi dengan nilai antara 9,540 cm/jam – 15,095 cm/jammenunjukan infiltrasi baik setelah pengamatan 1 jam di lapangan.Permeabilitas terukur antara 0,38 cm/jam – 19,36 cm/jam menunjukkanpermeabilitas sedang sampai baik. Curah hujan antara 1.314,2 mm/tahunsampai 2.115,2 mm/tahun. Berdasarkan data yang diperoleh di lapanganmenunjukkan kuantitas curah hujan sedang. Tutupan lahan danpengelolaan lahan berdasarkan analisis peta landsat masih baik.
540 $a#RIGHTS#
546 $aBahasa Indonesia
650 0 $a TEKNIK GEOLOGI
655 0 $adc_document$2local
655 0 $as2$2local
700 0 $a #CONTRIBUTOR#
786 0 $n#SOURCE#
786 0 $n#SOURCE_URL#
787 0 $n#RELATION#
787 0 $n1
787 0 $n12015-09-21 10:02:00--laodenasru-21204-1-laoden-n.pdf./files/disk1/425/--laodenasru-21204-1-laoden-n.pdf/download.php?id=17344LA ODE NASRUN.pdfapplication/pdf478548
No Nama File Nama File Format Flash Format File Action
1 --laodenasru-21204-1-laoden-n.pdf pdf Baca Online
Content Unduh katalog
 
Karya Terkait :
ANALISIS PENGARUH KREDIT MIKRO TERHADAP PENGENTASAN KEMISKINAN MELALUI PENGEMBANGAN USAHA MIKRO DI SULAWESI TENGGARA : Analysis of microcredit effect on poverty alleviation through microenterprise development in South East Sulawesi / MUH. YANI BALAKA FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KINERJA INSPEKTORAT KOTA MAKASSAR BERDASARKAN PERSEPSI PEGAWAINYA ANALISIS KESESUAIAN KEMAMPUAN SUMBER DAYA MANUSIA APARATUR DENGAN PERSYARATAN JABATAN DI KABUPATEN SIDENRENG RAPPANG : An Analysis On The Suitability Between Official Human Resources And Position Requirements In Sidenreng Rappang Regency / ANDI NILWANA PILIHAN MODA PETE-PETE DAN OJEK DI KOTA MAJENE SULAWESI BARAT : THE CHOICE OF MODES PETE-PETE AND OJEK IN MAJENE TOWN WEST SULAWESI BARAT / WAHYUNI PENENTUAN PRIORITAS PENANGANAN JALAN DI KECAMATAN MANDONGA KOTA KENDARI : Determination of Handling Priority of Road in Mandonga District of Kendari City / JANY Show More