Cite This        Tampung        Export Record
Judul Karakteristik Penderita Kusta Yang Dirawat Inap Di Rumah Sakit Kusta Dr. Tadjuddin Chalid Makassar Periode 01 Januari 2011–31 Desember 2011
Pengarang Ahmad Fahimullah Bin Hamzah
#CONTRIBUTOR#
Penerbitan #PUBLISHER# 2015
ISMN --ahmadfahim-17462
/Skripsi/Kedokteran / Medical/Pendidikan Kedokteran/
Subjek Reaksi Kusta, Faktor Risiko
Abstrak Ahmad Fahimullah Bin Hamzah (C111 07 340)Karakteristik Penderita Kusta Yang Dirawat Inap Di Rumah Sakit KustaDr. Tadjuddin Chalid Makassar Periode 01 Januari 2011-31 Desember 2011(xiv+55hlm+ 15Tabel+ 3Gambar+ 2Skema + 8Lampiran)Penyakit kusta merupakan salah satu penyakit menular yang menimbulkanmasalah yang sangat kompleks bukan hanya dari segi medis tetapi meluas sampaimasalah sosial, ekonomi, budaya, keamanan dan ketahanan nasional. Penyakitkusta tersebar di seluruh dunia, terutama di negara-negara di Asia, Afrika, danAmerika Latin. Selain menimbulkan dampak psikologis, kusta juga berdampakpada sosial dan ekonomi oleh karena kecacatan yang dapat timbul. Reaksi kustamerupakan salah satu faktor risiko terjadinya kecacatan. Penyakit kustadiharapkan dapat didiagnosis sedini mungkin supaya komplikasinya yang bisamenyebabkan kecacatan dapat dihindari.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik penderita kustayang dirawat inap di RSK Dr. Tadjuddin Chalid Makassar periode 1 Januari 2011-31 Desember 2011. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif desainstudi korelasi dengan menggunakan data sekunder. Variabel yang diteliti yaituumur, jenis kelamin, tingkat pendidikan, status ekonomi, tipe kusta, hasil BTAdan jenis kasus. Unit sampel adalah penderita kusta yang rawat inap denganteknik pengambilan sampel menggunakan metode Total sampling.Dari penelitian didapatkan hasil bahwa penderita kusta yang rawat inapmenurut umur banyak mengenai kelompok umur 25-34 tahun (32,6%) denganumur termuda didapatkan 13 tahun dan umur tertua 63 tahun. Jenis kelamin lakilaki(76,8%) dibanding perempuan (23,9%). Penderita kebanyakkan mempunyaitingkat pendidikan yang rendah yaitu tidak bersekolah (17,9%) dan SD (36.8%)dan status ekonomi yang rendah. Penderita kusta yang rawat inap paling banyakpada kusta tipe MB (74,7%) dengan hasil BTA yang mayoritas memberikan hasilpositif sebanyak (76.8%.) berbanding hasil negatif (23.2%). Mayoritas penderitakusta yang rawat inap ini tergolong kasus kusta yang lama (76,8%). Untuk ujikorelasi, ditemukan adanya korelasi bermakna antar variable tipe kusta denganhasil BTA (r=0,829 dan p=0,000) dan derajat kecacatan (r=0,441 dan p=0,000)Dengan ini, disarankan agar lebih banyak sosialisasi tentang penyakitkusta, reaksi kusta, faktor-faktor risiko serta cara pencegahannya diberikan kepadamasyarakat untuk mengurangkan angka kejadian reaksi pada penyakit kusta ini.Kata Kunci :Reaksi Kusta, Faktor Risiko
Bahasa Indonesia
Bentuk Karya Tidak ada kode yang sesuai
Target Pembaca Tidak ada kode yang sesuai

 
No Barcode No. Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
Tag Ind1 Ind2 Isi
001 INLIS000000000016232
005 20170502183142
008 170502||||||||| | ||| |||| ||ind||
024 0 $a--ahmadfahim-17462
024 0 $a/Skripsi/Kedokteran / Medical/Pendidikan Kedokteran/
035 0010-0517016232
041 $a ind
042 $adc
100 0 $a Ahmad Fahimullah Bin Hamzah
245 0 0 $a Karakteristik Penderita Kusta Yang Dirawat Inap Di Rumah Sakit Kusta Dr. Tadjuddin Chalid Makassar Periode 01 Januari 2011–31 Desember 2011
246 0 $a-2012
260 $b #PUBLISHER# $c 2015
520 $a Ahmad Fahimullah Bin Hamzah (C111 07 340)Karakteristik Penderita Kusta Yang Dirawat Inap Di Rumah Sakit KustaDr. Tadjuddin Chalid Makassar Periode 01 Januari 2011-31 Desember 2011(xiv+55hlm+ 15Tabel+ 3Gambar+ 2Skema + 8Lampiran)Penyakit kusta merupakan salah satu penyakit menular yang menimbulkanmasalah yang sangat kompleks bukan hanya dari segi medis tetapi meluas sampaimasalah sosial, ekonomi, budaya, keamanan dan ketahanan nasional. Penyakitkusta tersebar di seluruh dunia, terutama di negara-negara di Asia, Afrika, danAmerika Latin. Selain menimbulkan dampak psikologis, kusta juga berdampakpada sosial dan ekonomi oleh karena kecacatan yang dapat timbul. Reaksi kustamerupakan salah satu faktor risiko terjadinya kecacatan. Penyakit kustadiharapkan dapat didiagnosis sedini mungkin supaya komplikasinya yang bisamenyebabkan kecacatan dapat dihindari.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik penderita kustayang dirawat inap di RSK Dr. Tadjuddin Chalid Makassar periode 1 Januari 2011-31 Desember 2011. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif desainstudi korelasi dengan menggunakan data sekunder. Variabel yang diteliti yaituumur, jenis kelamin, tingkat pendidikan, status ekonomi, tipe kusta, hasil BTAdan jenis kasus. Unit sampel adalah penderita kusta yang rawat inap denganteknik pengambilan sampel menggunakan metode Total sampling.Dari penelitian didapatkan hasil bahwa penderita kusta yang rawat inapmenurut umur banyak mengenai kelompok umur 25-34 tahun (32,6%) denganumur termuda didapatkan 13 tahun dan umur tertua 63 tahun. Jenis kelamin lakilaki(76,8%) dibanding perempuan (23,9%). Penderita kebanyakkan mempunyaitingkat pendidikan yang rendah yaitu tidak bersekolah (17,9%) dan SD (36.8%)dan status ekonomi yang rendah. Penderita kusta yang rawat inap paling banyakpada kusta tipe MB (74,7%) dengan hasil BTA yang mayoritas memberikan hasilpositif sebanyak (76.8%.) berbanding hasil negatif (23.2%). Mayoritas penderitakusta yang rawat inap ini tergolong kasus kusta yang lama (76,8%). Untuk ujikorelasi, ditemukan adanya korelasi bermakna antar variable tipe kusta denganhasil BTA (r=0,829 dan p=0,000) dan derajat kecacatan (r=0,441 dan p=0,000)Dengan ini, disarankan agar lebih banyak sosialisasi tentang penyakitkusta, reaksi kusta, faktor-faktor risiko serta cara pencegahannya diberikan kepadamasyarakat untuk mengurangkan angka kejadian reaksi pada penyakit kusta ini.Kata Kunci :Reaksi Kusta, Faktor Risiko
540 $a#RIGHTS#
546 $aBahasa Indonesia
650 0 $a Reaksi Kusta, Faktor Risiko
655 0 $adc_document$2local
655 0 $as1$2local
700 0 $a #CONTRIBUTOR#
786 0 $n#SOURCE#
786 0 $n#SOURCE_URL#
787 0 $n1
787 0 $n12015-05-15 11:01:10--ahmadfahim-17462-1-12-ahmad-).pdf./files/disk1/350/--ahmadfahim-17462-1-12-ahmad-).pdf/download.php?id=1491912-Ahmad Fahimullah Bin Hamzah(FILEminimizer).pdfapplication/pdf459025
787 0 $n12015-05-15 11:01:10--ahmadfahim-17462-1-12-ahmad-).pdf./files/disk1/350/--ahmadfahim-17462-1-12-ahmad-).pdf/download.php?id=1491912-Ahmad Fahimullah Bin Hamzah(FILEminimizer).pdfapplication/pdf459025
No Nama File Nama File Format Flash Format File Action
1 --ahmadfahim-17462-1-12-ahmad-).pdf pdf Baca Online
Content Unduh katalog
 
Karya Terkait :
ANALISIS PENGARUH KREDIT MIKRO TERHADAP PENGENTASAN KEMISKINAN MELALUI PENGEMBANGAN USAHA MIKRO DI SULAWESI TENGGARA : Analysis of microcredit effect on poverty alleviation through microenterprise development in South East Sulawesi / MUH. YANI BALAKA FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KINERJA INSPEKTORAT KOTA MAKASSAR BERDASARKAN PERSEPSI PEGAWAINYA ANALISIS KESESUAIAN KEMAMPUAN SUMBER DAYA MANUSIA APARATUR DENGAN PERSYARATAN JABATAN DI KABUPATEN SIDENRENG RAPPANG : An Analysis On The Suitability Between Official Human Resources And Position Requirements In Sidenreng Rappang Regency / ANDI NILWANA PILIHAN MODA PETE-PETE DAN OJEK DI KOTA MAJENE SULAWESI BARAT : THE CHOICE OF MODES PETE-PETE AND OJEK IN MAJENE TOWN WEST SULAWESI BARAT / WAHYUNI PENENTUAN PRIORITAS PENANGANAN JALAN DI KECAMATAN MANDONGA KOTA KENDARI : Determination of Handling Priority of Road in Mandonga District of Kendari City / JANY Show More