Cite This        Tampung        Export Record
Judul MENINGKATKAN HASIL BELAJAR BAHASA DAERAH MELALUI PENERAPAN METODE PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TALKING STICK PADA SISWA KELAS IV SDN 199 BELALANG KEC. ANGGERAJA KAB. ENREKANG
Pengarang INRAYANI D.
Penerbitan 2015
ISMN --inrayanid-17297
/Skripsi/Ilmu Budaya / Culture Science/Sastra Daerah/
Subjek Bahasa Daerah
Abstrak Penulisan skripsi ini bertujuan mengetahui peningkatan hasil belajarBahasa daerah siswa kelas IV SDN 119 Belalang Kecamatan AnggerajaKabupaten Enrekang.Penelitian mengggunakan metode pembelajaran koopertif tipe TalkingStick.Penelitian ini didesain secara komparatif. Populasi dari penelitian inimeliputi seluruh siswa kelas IV SDN 119 Belalang Kecamatan AnggerajaKabupaten Enrekang tahun ajaran 2013/ 2014 sebanyak 36 siswa. Penentuansampel dalam penelitian ini dilakukan teknik Simple Random Sampling. Sampeldalam penelitian ini yaitu kelas IV semester II.Dari kelas tersebut diambil secaraacak, sampel yang terpilih adalah kelompok eksperimensebagai yang diberiperlakuan (metode Talking Stick) dan kelompok kontrol yang tidak diberiperlakuan (metode konvensioanl).Teknik yang digunakan dalam pengumpulandata dalam penelitian ini adalah tes tertulis. Pemberian tes ini dilakukan pada duatahap yaitu tahap prates dan tahap pos tes.. Data yang diperoleh dianalisis denganmenggunakan analisis deskriptif kualitatif dan kuantitatif.Hasil penelitianmenunjukan bahwa terjadi peningkatan hasil belajar Bahasa daerah melaluipenerapan metode pembelajaran kooperatif tipe talking stick pada siswa kelas IVSDN 119 Belalang kabupaten Enrekang, yaitu dengan terlihatnya perbandinganpersentase pada kelompok eksperimen dan kelompok control sebelum dansesudah penelitian. Kemampuan siswa kelas IV SDN 119 Belalang Kab.Enrekang belajar Bahasa daerah tanpa menggunakan metode pembelajaran talkingstick ( prates ) pada kelompok eksperimen.Nilai rata-rata kemampuan siswa yaitu 55,11% sedangkan padakelompok control nilai rata-rata kemampuan siswa yaitu 57,89%. Kemampuansiswa kelas IV SDN 119 Belalang Kab. Enrekang belajar Bahasa daerah denganmenggunakan metode pembelajaran talking stick ( postes ) nilai rata-rata siswapada kelompok eksperimen yaitu,84,5% sedangkan nilai rata-rata siswa padakelompok control dengan menggunakan metode konvensioanl yaitu 68,89%.Hasildari kemampuan siswa dalam belajar Bahasa daerah dengan menggunakan metodetalking stick terjadi peningkatan, yaitu dengan terlihatnya perbandinganpersentase pada kelompom eksperimen sebelum dan sesudah dari 55,11% berubahmenjadi 84,5%. Perbandingan persentase sebelum dan sesudah yaitu: 84,5 – 55,11= 29,39%. Terjadi peningkatan kemampuan siswa dalam proses penelitian denganmenggunakan metode pembelajaran talking stick yaitu 29,39 %.
Bahasa Indonesia
Bentuk Karya Tidak ada kode yang sesuai
Target Pembaca Tidak ada kode yang sesuai

 
No Barcode No. Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
Tag Ind1 Ind2 Isi
001 INLIS000000000016070
005 20170502182331
008 170502||||||||| | ||| |||| ||ind||
024 0 $a--inrayanid-17297
024 0 $a/Skripsi/Ilmu Budaya / Culture Science/Sastra Daerah/
035 0010-0517016070
041 $a ind
042 $adc
100 0 $a INRAYANI D.
245 0 0 $a MENINGKATKAN HASIL BELAJAR BAHASA DAERAH MELALUI PENERAPAN METODE PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TALKING STICK PADA SISWA KELAS IV SDN 199 BELALANG KEC. ANGGERAJA KAB. ENREKANG
246 0 $a2014
260 $c 2015
520 $a Penulisan skripsi ini bertujuan mengetahui peningkatan hasil belajarBahasa daerah siswa kelas IV SDN 119 Belalang Kecamatan AnggerajaKabupaten Enrekang.Penelitian mengggunakan metode pembelajaran koopertif tipe TalkingStick.Penelitian ini didesain secara komparatif. Populasi dari penelitian inimeliputi seluruh siswa kelas IV SDN 119 Belalang Kecamatan AnggerajaKabupaten Enrekang tahun ajaran 2013/ 2014 sebanyak 36 siswa. Penentuansampel dalam penelitian ini dilakukan teknik Simple Random Sampling. Sampeldalam penelitian ini yaitu kelas IV semester II.Dari kelas tersebut diambil secaraacak, sampel yang terpilih adalah kelompok eksperimensebagai yang diberiperlakuan (metode Talking Stick) dan kelompok kontrol yang tidak diberiperlakuan (metode konvensioanl).Teknik yang digunakan dalam pengumpulandata dalam penelitian ini adalah tes tertulis. Pemberian tes ini dilakukan pada duatahap yaitu tahap prates dan tahap pos tes.. Data yang diperoleh dianalisis denganmenggunakan analisis deskriptif kualitatif dan kuantitatif.Hasil penelitianmenunjukan bahwa terjadi peningkatan hasil belajar Bahasa daerah melaluipenerapan metode pembelajaran kooperatif tipe talking stick pada siswa kelas IVSDN 119 Belalang kabupaten Enrekang, yaitu dengan terlihatnya perbandinganpersentase pada kelompok eksperimen dan kelompok control sebelum dansesudah penelitian. Kemampuan siswa kelas IV SDN 119 Belalang Kab.Enrekang belajar Bahasa daerah tanpa menggunakan metode pembelajaran talkingstick ( prates ) pada kelompok eksperimen.Nilai rata-rata kemampuan siswa yaitu 55,11% sedangkan padakelompok control nilai rata-rata kemampuan siswa yaitu 57,89%. Kemampuansiswa kelas IV SDN 119 Belalang Kab. Enrekang belajar Bahasa daerah denganmenggunakan metode pembelajaran talking stick ( postes ) nilai rata-rata siswapada kelompok eksperimen yaitu,84,5% sedangkan nilai rata-rata siswa padakelompok control dengan menggunakan metode konvensioanl yaitu 68,89%.Hasildari kemampuan siswa dalam belajar Bahasa daerah dengan menggunakan metodetalking stick terjadi peningkatan, yaitu dengan terlihatnya perbandinganpersentase pada kelompom eksperimen sebelum dan sesudah dari 55,11% berubahmenjadi 84,5%. Perbandingan persentase sebelum dan sesudah yaitu: 84,5 – 55,11= 29,39%. Terjadi peningkatan kemampuan siswa dalam proses penelitian denganmenggunakan metode pembelajaran talking stick yaitu 29,39 %.
540 $aCopyright Â(c) 2001 by . Verbatim copying and distribution of this entire article is permitted by author in any medium, provided this notice is preserved.
546 $aBahasa Indonesia
650 0 $a Bahasa Daerah
655 0 $adc_document$2local
655 0 $as1$2local
786 0 $n
786 0 $n
787 0 $n
787 0 $n
787 0 $n0
Content Unduh katalog