PENGARUH SUHU PENYANGRAIAN BIJI KOPI ROBUSTA (Coffea canephora Pierre) TERHADAP AKTIVITAS ANTIBAKTERI EFFECT OF ROASTING DEGREE ON ANTIBACTERIAL ACTIVITY OF ROBUSTA COFFEE BEANS (Coffea canephora Pierre) DIA ANANDA TRIANA text Universitas Hasanuddin Fak. Farmasi 2020 Skripsi 61 hlm. : ilus. Kopi merupakan salah satu minuman dengan aroma dan rasa yang khas serta memiliki efek antibakteri. Dalam pengolahan kopi terdapat proses penyangraian yang tergantung pada waktu dan suhu yang ditandai dengan perubahan kimiawi yang signifikan. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh suhu penyangraian terhadap aktivitas antibakteri ekstrak biji kopi robusta terhadap bakteri Streptococcus mutans dan Escherichia coli. Adapun sampel yang digunakan yaitu kopi yang disangrai pada suhu 160°C, 180°C, dan 210°C dan kopi yang tidak disangrai. Ekstraksi dilakukan dengan metode maserasi dengan pelarut etanol 70%. Penentuan nilai KHM dilakukan menggunakan metode difusi dengan paper disc pada konsentrasi 5%, dilanjutkan dengan melihat profil KLT menggunakan fase gerak etil asetat:etanol (2:2). Hasil penelitian menunjukkan zona hambat terbesar adalah pada suhu 210°C dengan ukuran zona hambat 8,69 mm terhadap bakteri Streptococcus mutans dan 7,70 mm terhadap bakteri Escherichia coli. Kemudian, pada profil KLT sampel biji kopi yang telah disangrai pada suhu 210°C menunjukkan hasil adanya 4 spot, masingmasing diperoleh noda dengan nilai Rf yaitu 0,31, 0,54, 0,72, dan 0,8 serta pada suhu 180°C, suhu 160°C, dan sampel biji kopi yang tidak disangrai hanya terdapat 3 spot dengan nilai Rf masing-masing spot berturut-turut adalah 0,54, 0,72, dan 0,8 DIA ANANDA TRIANA Coffea canephora Pierre Ekstraksi Escherichia coli Kadar Hambat Minimum SKR-F20 DIA p 20200707015319 INLIS000000000058458 Converted from MARCXML to MODS version 3.5 using MARC21slim2MODS3-5.xsl (Revision 1.106 2014/12/19)