01827 2200181 4500001002100000005001500021035002000036245019600056100001700252250001200269300002100281260005200302084001800354650001500372650001100387650002600398520122100424INLIS00000000005830820200629020335 a0010-06200007181 aEfektivitas Empat Bahan Aktif Fungisida Dalam Penghambatan Pertumbuhan Cendawan Lasiodiplodia spp. secara in-vitro dan Insidensi Penyakit pada Tanaman Kakao (Theobromae cocoa) /cMERSI WIJAYA0 aMERSI WIJAYA aSkripsi a86 hlm. :bilus. aUniversitas Hasanuddin :bFak. Pertanian,c2020 aSKR-P20 MER e aFungisida, aKakao, aLasiodiplodia spesies aKakao merupakan komoditas perkebunan yang memiliki peran strategis sebagai sumber pendapatan masyarakat. Namun produksi dan produktivitas kakao menurun karena adanya serangan pathogen pada kakao diantaranya Phytopthora palmivora, Ceratobasidium theobromae, Lasiodiplodia theobromae. Penelitian ini bertujuan mengetahui jenis bahan aktif yang dapat menghambat pertumbuhan Lasiodiplodia spesies dengan konsentrasi berbeda. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Penyakit Tumbuhan dan Experimental Farm Fakultas Pertanian Universitas Hasanuddin. Penelitian ini berlangsung dari bulan Oktober 2019 sampai dengan Januari 2020. Penelitian menggunakan dua jenis uji yakni uji in-vitro dan uji invivo. Pada uji in-vitro, media PDA dicampurkan fungisida dengan konsentrasi yang telah ditentukan dan biakan Lasiodiplodia spesies dipindahkan pada cawan petri yang berisi media PDA bercampur dengan fungisida. Uji in-vivo dilakukan pada bibit kakao yang diinokulasikan Lasiodiplodia spesies. Hasil penelitian menunjukan bahan aktif yang paling efektif dalam menghambat pertumbuhan Lasiosiplodia spesies yaitu bahan aktif benomil pada konsentransi anjuran yang diujikan dibandingkan tiga bahan aktif yang lain.