ANALISIS KOMPARASI PENDAPATAN USAHATANI LADA BERSERTIFIKASI MUTU BENIH DENGAN USAHATANI LADA NON-SERTIFIKASI MUTU BENIH (Studi Kasus Di Desa Matompi, Kecamatan Towuti, Kabupaten Luwu Timur, Provinsi Sulawesi Selatan) ASKINNER NTAHU text Universitas Hasanuddin Fak. Pertanian 2020 Skripsi 139 hlm. : ilus. Sertifikasi adalah kegiatan untuk membina petani tentang budidaya yang baik dan benar sesuai dengan standar yang telah ditetapkan untuk meningkatkan mutu dan mengajak petani peduli terhadap lingkungan yang kemudian meningkatkan ketangguhan sosial dan ekonomi sehingga usahatani yang dilakukan dapat berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui tahapan proses sertifikasi lada yang berjalan; (2) membandingkan pendapatan antara usahatani lada bersertifikat dengan usahatani lada non-sertifikat; dan (3) mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi perbedaan pendapatan antara usahatani lada bersertifikat dengan usahatani lada non-sertifikat di Desa Matompi, Kecamatan Towuti, Kabupaten Luwu Timur. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisi deskriptif, analisis produktivitas usahatani, pendapatan usahatani, dan R/C rasio. Analisi produktivitas lahan usahatani terbagi dua yaitu produktivitas biji dan produktivitas benih. Hasil produktivitas biji menunjukkan bahwa petani non-sertifikasi lebih tinggi dibandingkan dengan petani sertifikasi, sementara, untuk hasil produktivitas benih hanya dilakukan oleh petani sertifikasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang nyata antara petani lada sertifikasi dan nonsertifikasi. ASKINNER NTAHU sertifikasi produktivitas pendapatan; dan petani lada SKR-P20 ASK a 20200629014516 INLIS000000000058306 Converted from MARCXML to MODS version 3.5 using MARC21slim2MODS3-5.xsl (Revision 1.106 2014/12/19)