01701 2200181 4500001002100000005001500021035002000036245017900056100001200235250001200247300002100259260005000280084001800330650001900348650002200367650002400389520110600413INLIS00000000005746920200518085855 a0010-05200001711 aANALISIS PERBANDINGAN METODE ALTMAN DAN SPRINGATE UNTUK MENENTUKAN POTENSI TERJADINYA FINANCIAL DISTRESS (Studi Kasus pada PT. Vale Indonesia Tbk. Tahun 1998-2017) /cASLINDA0 aASLINDA aSkripsi a93 hlm. :bilus. aUniversitas Hasanuddin :bFak. Ekonomi,c2020 aSKR-E20 ASL a aMetode Altman, aMetode Springate, aFinancial Distress. aPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada atau tidak perbedaan hasil prediksi potensi financial distress antara metode Altman dan Springate serta untuk mengetahui metode dengan tingkat akurasi tertinggi dalam memprediksi potensi financial distress pada PT. Vale Indonesia Tbk. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis kuantitatif. Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis paired sampel t-test. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa metode Altman dan Springate tidak terdapat perbedaan yang signifikan yang ditandai dengan nilai sig < 0,05. Perbedaan hasil perhitungan antara metode Altman dan metode Springate lebih dikarenakan adanya perbedaaan bobot yang digunakan dalam rumus diskriminan masing – masing metode dan perbedaan rumus variabel – variabelnya. Namun jika dilihat dari kinerja perusahaan sekarang, metode Altman lebih bisa menggambarkan kondisi perusahaan sesuai dengan kenyataannya, sehingga bisa dikatakan bahwa metode Altman mempunyai tingkat keakuratan yang lebih tinggi dibandingkan dengan metode Springate.