03185 2200313 4500001002100000005001500021008004100036042000700077024002200084024006100106546002100167787018500188787000600373787018500379540001300564786001300577786001700590246001000607655001400617655002300631035001900654041000800673100002200681700001800703245011800721260002200839520198400861650002602845INLIS00000000000578620170502040030170502||||||||| | ||| |||| ||ind|| adc0 a--aaryatianu-61640 a/Skripsi/Kesehatan Masyarakat / Public Health/Ilmu Gizi/ aBahasa Indonesia0 n12014-07-04 14:08:05--aaryatianu-6164-1-14-a.-3.pdf./files/disk1/124/--aaryatianu-6164-1-14-a.-3.pdf/download.php?id=613214- A. ARYATI ANUGRAH K211 10 103.pdfapplication/pdf18922590 n10 n12014-07-04 14:08:05--aaryatianu-6164-1-14-a.-3.pdf./files/disk1/124/--aaryatianu-6164-1-14-a.-3.pdf/download.php?id=613214- A. ARYATI ANUGRAH K211 10 103.pdfapplication/pdf1892259 a#RIGHTS#0 n#SOURCE#0 n#SOURCE_URL#0 a-2013 02localas1 02localadc_document 0010-0517005786 aind0 aA. ARYATI ANUGRAH0 a#CONTRIBUTOR#00aHUBUNGAN KONSUMSI FAST FOOD DENGAN KEJADIAN OVERWEIGHT PADA REMAJA DI SMA KATOLIK CENDRAWASIH MAKASSAR TAHUN 2014 b#PUBLISHER#c2014 aOverweight telah menjadi pandemi global di seluruh dunia dan dinyatakanoleh World Health Organization (WHO) sebagai masalah kesehatan kronisterbesar. Overweight atau yang biasa dikenal sebagai kegemukan merupakansuatu masalah yang cukup merisaukan dikalangan remaja.Masalah overweight pada anak dan remaja dapat meningkatkan kejadiandiabetes mellitus (DM) tipe 2 dan penyakit degeneratif lainnya pada saat dewasa.Selain itu, salah satu faktor yang terlibat dalam epidemi obesitas yaituketersediaan makanan yang murah, cepat tetapi tidak sehat salah satunya yaitu fastfood.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara konsumsi fastfood dengan kejadian overweight pada remaja di SMA Katolik CendrawasihMakassar Tahun 2014.Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian analitik denganrancangan Cross Sectional study. Pengambilan sampel dilakukan secara purposivesampling dengan jumlah sampel 112 responden siswa siswi berusia 15-18 tahun.Pengumpulan data dilakukan dengan pengambilan data primer dan sekunder.Analisis data dilakukan dengan menggunakan uji chi-square.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan positifyang signifikan antara frekuensi konsumsi fast food dengan overweight (p=0,686),terdapat hubungan positif yang signifikan antara asupan energi, zat gizi makro(lemak dan karbo) dengan kejadian overweight (p=0,000), dan tidak ada hubunganpositif yang signifikan antara asupan protein dengan kejadian overweight(p=0,105).Kesimpulan dari penelitian ini adalah tidak terdapat hubungan antarafrekuensi fast food dengan overweight. Terdapat hubungan signifikan antaraasupan energi, lemak, dan karbo terhadap kejadian overweight. Dan tidak terdapathubungan positif yang signifikan antara asupan protein dan kejadian overweight.Adapun saran untuk penelitian selanjutnya yaitu, agar melakukan edukasidan pendampingan gizi kepada responden yang memiliki kelebihan berat badan.Daftar Pustaka: 43 (1993-2013)Kata Kunci: fast food, overweight 0afast food, overweight