01722 2200205 4500001002100000005001500021035002000036245030900056100001500365250001200380300002100392260005000413084001800463650001300481650001700494650002100511650002400532650002200556520093800578INLIS00000000005695220200323030238 a0010-03200008611 aUJI AKTIVITAS EKSTRAK DAUN SUKUN (Artocarpus altilis) TERHADAP KADAR MALONDIALDEHID GINJAL TIKUS DIABETES YANG DIINDUKSI ALOKSAN DAN NIKOTINAMID :bTHE ACTIVITY OF BREADFRUIT LEAFEXTRACT (Artocarpus Altilis) ON MALONDIALDEHYDE KIDNEY RATS OF DIABETIC RAT INDUCED BY ALLOXAN AND NICOTINAMIDE /cEVI LILING0 aEVI LILING aSkripsi a10 hlm. :bilus. aUniversitas Hasanuddin :bFak. Farmasi,c2020 aSKR-F20 EVI u aaloksan, anikotinamid, amalondialdehida, aekstrak daun sukun, adiabetes melitus. aDiabetes melitus merupakan penyakit gangguan metabolisme yang ditandai dengan meningkatnya glukosa darah. Daun sukun merupakan salah satu tanaman yang banyak digunakan dalam pengobatan kesehatan serta mengandung antioksidan dan polifenol. Penelitian ini bertujuan untuk menguji aktivitas ekstrak daun sukun pada dosis 100 mg/kgBB, 200 mg/kgBB, dan 400 mg/kgBB serta metformin 100 mg/kgBB sebagai kontrol positif terhadap kadar MDA tikus putih diabetes yang diinduksi aloksan dan nikotinamid. Pengukuran kadar MDA dilakukan dengan metode spektrofotometer uv visible 530 nm. Hasil penelitian menunjukan pemberian ekstrak etanol daun sukun dengan dosis 100 mg/kgmemberikan kadar MDA 0.1410±0.0251 µg/g, 200 mg/kgMDA 0.1433±0.0090 µg/g, dan 400 mg/kgMDA 0.1520±0.0255 µg/g. Dapat disimpulkan bahwa pemberian ekstrak daun sukuntidak terdapat penurunan kadar MDA ginjal pada tikus yang diinduksi aloksan dan nikotinamid