02617 2200217 4500001002100000005001500021035002000036245019200056100001400248250001000262300002200272260005300294084001700347650002600364650004300390650002800433650001900461650002000480650001900500520188000519INLIS00000000005497320200114013842 a0010-01200003061 aEFEK PEMBERIAN TABLET ZAT BESI (Fe) DAN TEH DAUN KELOR (MORINGA OLEIFERA TEA) PADA IBU HAMIL TERHADAP BERAT BADAN BAYI LAHIR, PANJANG BADAN, BERAT PLASENTA DAN LAMA KEHAMILAN /cISRA WATI0 aISRA WATI aTesis a161 hlm. :bilus. aUniversitas Hasanuddin :bFak. Kedokteran,c2019 aS2-K19 ISR e aTablet Zat Besi (Fe), aTeh Daun Kelor (Moringa Oleifera Tea), aBerat Badan Bayi Lahir, aPanjang Badan, aBerat Plasenta, aLama Kehamilan aPenelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran pada pemberian tablet zat besi(Fe) dan teh daun kelor pada ibu hamil terhadap berat badan bayi lahir, panjang badan, berat plasenta.dan lama kehamilan Metode Penelitian yang digunakan Quasi Experiment NonRandomized control group pretest – posttest design. Penelitian dilaksanakan di wilayah kerja Puskesmas Pangkajene dan Puskesmas Lawawoi. Sampel penelitian yaitu ibu hamil dengan usia kehamilan ?28 minggu (trimester III) sebanyak 36 sampel yang terbagi dalam dua kelompok yaitu kelompok Intervensi dengan memberikan tablet Fe dan teh daun kelor (n=18) dan kelompok kontrol dengan memberikan tablet zat besi (n=18). Berat badan bayi lahir diukur menggunakan timbangan baby scale, panjang badan menggunakan length board dan berat plasenta diukur dengan menggunakan timbangan digital. Data analisis menggunakan uji T-Independen,Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan nilai rerata berat badan bayi lahir 3251.1±368.9 pada kelompok intervensi dan 2968.8±404.6 pada kelompok kontrol dengan selisih 282.3±35.7 (p-0.03). Nilai rerata panjang badan pada kelompok intervensi 48.44±1.8 dan 47.11±1.6 pada kelompok kontrol. Nilai rerata berat plasenta pada kelompok intervensi yaitu 558.5±31.6 dan kelompok kontrol 497.2±43.0 dengan selisih 58.6 ± 11.4. sedangkan pada lama kehamilan diperoleh nilai rerata kelompok intervensi 37.94 dan 37.83 pada kelompok kontrol dengan nilai p=0.71. Sehingga dapat disimpulkan bahwa pemberian tablet zat besi (fe) dan teh daun kelor (Moringa Oleifera Tea) menunjukkan adanya perbedaan terhadap berat badan bayi lahir, panjang badan dan berat plasenta pada kelompok intervensi dan kelompok kontrol sedangkan pada lama kehamilan menunjukkan tidak adanya perbedaan pada kelompok intervensi dan kelompok kontrol setelah diberikan teh daun kelor dan tablet zat besi