PREVALENSI KARIES DAN KEBUTUHAN PERAWATAN GIGI PADA ANAK DENGAN MEDICALLY COMPROMISED DI RSUP. Dr. WAHIDIN SUDIROHUSODO MAKASSAR / RAHMAH KARTINI RUSDI text local dc_document Universitas Hasanuddin : Fak. Kedokteran Gigi, 2013 | Latar belakang : Masalah utama rongga mulut pada kebanyakan anak-anak diIndonesia adalah karies gigi. Resiko berkembangnya karies pada anak-anak yangmempunyai penyakit sistemik, akan berbeda dengan anak-anak yang tidak memilikipenyakit sistemik. anak yang beresiko karies tinggi harus mendapatkan perhatiankhusus dengan melakukan perawatan intensif untuk menghilangkan karies atausetidaknya mengurangi resiko karies tinggi menjadi rendah.Tujuan : tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui prevalensi karies dankebutuhan perawatan gigi pada anak dengan medically compromised di RSWSMetode : Penelitian ini menggunakan pendekatan cross sectional studyobservationaldeskriptif dengan metode accidental sampling. Dimana sampel yangdiambil adalah sampel yang sedang dirawat atau yang datang berobat di RSWS. Padapasien dilakukan pemeriksaan klinis dengan penilaian DMF-T untuk karies danTNI/UTN untuk kebutuhan perawatan karies.Hasil : Hasil penelitian menunjukkan angka prevalensi karies yang cukup tinggiditemukan pada anak-anak penderita penyakit talasemia, yaitu sebesar 57,1% dengannilai DMFT rata-rata 4,5-6,5 dan termasuk kategori tinggi menurut interpretasiWHO. Indeks kebutuhan perawatan yang paling banyak dibutuhkan adaah TNI-3termasuk kategori initial atau membutuhkan perawatan restorasi satu/dua permukaan. Medically compromised, karies gigi, kebutuhan perawatan karies. #RIGHTS#