HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN KONSEP DIRI PASIEN GAGAL GINJAL KRONIK DI RS DR WAHIDIN SUDIROHUSODO #TITLE_ALTERNATIVE#2011 FAJRIANI CANDRA text s2 dc_document #PUBLISHER# 2014 ind Gagal ginjal kronik masih menjadi masalah besar bagi dunia dan jumlah yang meninggal semakinmeningkat. Berbagai perubahan terjadi pada pasien, baik perubahan perilaku maupun emosional.Kondisi psikologis yang dirasakan diduga dipengaruhi oleh banyaknya dukungan sosial yangditerima, salah satunya dari dukungan keluargaMetode yang digunakan adalah penelitian kuantitatif deskriptif dengan pendekatan cross sectionaldengan jumlah sampel 37 orang pasien gagal ginjal kronik yang menjalani hemodialisis di RS DRWahidin Sudirohusodo. Pemilihan sampel menggunakan metode quota sampling. Data mengenaidukungan keluarga dan konsep diri diperoleh melalui kuesioner dukungan keluarga dan konsepdiri.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dukungan keluarga yang diberikan pada pasien gagalginjal kronik termasuk tinggi yaitu 32 orang (86,5%). Pasien dengan body image positif sebanyak25 orang (67,6%), ideal diri yang realistis sebanyak 22 orang (59,5%), harga diri tinggi sebanyak31 orang (83,8%), peran diri tidak terganggu sebanyak 24 orang (64,9%), dan identitas kuatsebanyak 19 orang (51,4%). Hasil uji statistik menunjukkan bahwa tidak ada hubungan antaradukungan keluarga dan masing-masing bagian konsep diri.Hasil penelitian menunjukkan bahwa dukungan keluarga dan masing-masing bagian konsep diritidak memiliki hubungan. Rumah sakit hendaknya menyediakan fasilitas yang nyaman bagi pasiendan keluarga selama menjalani hemodialisis. Peneliti selanjutnya diharapkan mengembangkanpenelitian ini dengan menggabungkan seluruh bagian-bagian konsep diri. #RIGHTS# Bahasa Indonesia Dukungan Keluarga, Konsep Diri, Gagal Ginjal Kronik #SOURCE# #SOURCE_URL# --fajrianica-4245 /Tesis/Kedokteran / Medical/ 170502 20170502023046 INLIS000000000004123 Converted from MARCXML to MODS version 3.5 using MARC21slim2MODS3-5.xsl (Revision 1.106 2014/12/19)