na INLIS000000000038676 20180503012437 0010-0518000043 PERKEMBANGAN PENGATURAN TEKNOLOGI NUKLIR SEBAGAI ENERGI UNTUK PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN / NUR FITRIANI KHAIRUNNISA NUR FITRIANI KHAIRUNNISA Tesis 339 hlm. : illus. Univeristas Hasanuddin : Fak. Hukum, 2017 S2-H17 NUR p Energi Nuklir, Pembangunan Berkelanjutan Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perkembangan pengaturan teknologi nuklir sebagai energi untuk pembangunan berkelanjutan dalam lingkup internasional, regional, dan nasional; untuk menganalisis penerapan pengaturan di negara maju dan berkembang; dan untuk mengetahui dan memahami kesiapan Indonesia dalam menerapka n energi nuklir sebagai salah satu pilihan energi alternatif. Penelitian ini merupakan penelitian hukum normatif untuk memperoleh informasi yang relevan. Teknik pengumpulan bahan hukum dilakukan dengan studi kepustakaan, yaitu dengan mengumpulkan berbagai dokumen berupa bahan hukum primer dan bahan hukum sekunder, dan diperkuat dengan hasil wawancara tidak terstruktur yang dilakukan dengan informan yang dipilih. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) perkembangan pengaturan energi nuklir dalam lingkup inte rnasional terdiri dari konvensi - konvensi tentang safety, security, dan liability ; dalam lingkup regional, terdapat perjanjian yg mengikat para pihak secara regional tentang pemanfaatan energi nuklir di regional Uni Eropa dan ASEAN; dan secara nasional terd apat Undang - Undang, Peraturan Pemerintah, dan Peraturan Presiden yang berlaku di Indonesia. Perkembangan pengaturan energi nuklir menegaskan adanya perlindungan hukum secara umum yang diatur dalam ketentuan hukum terdahulu dan mengatur tentang perlindungan hukum secara khusus pada masa sekarang; (2) implementasi pengaturan energi nuklir di negara maju dan berkembang dilaksanakan dengan adanya pemanfaatan, standarisasi keamanan, dan penerapan National Determined Contribution (NDC) yang merupakan komitmen negara - negara untuk mengurangi emisi Gas Rumah Kaca; (3) kesiapan Indonesia dalam menerapkan energi nuklir dilakukan dengan meratifikasi konvensi - konvensi internasional, menerbitkan Undang - undang, serta menerbitkan regulasi dari Badan Pengawas Tenaga Nukli r, kesiapan dalam bidang infrastruktur yang digunakan untuk penguatan teknologi, serta Indonesia berkomitmen untuk menurunkan 26% emisi Gas Rumah Kaca di tahun 2020.