02794 2200169 4500001002100000005001500021035002000036245012100056100002900177250001000206300002300216260004800239084001700287650001900304650003000323520227100353INLIS00000000003867620180503012437 a0010-05180000431 aPERKEMBANGAN PENGATURAN TEKNOLOGI NUKLIR SEBAGAI ENERGI UNTUK PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN /cNUR FITRIANI KHAIRUNNISA0 aNUR FITRIANI KHAIRUNNISA aTesis a339 hlm. :billus. aUniveristas Hasanuddin :bFak. Hukum,c2017 aS2-H17 NUR p aEnergi Nuklir, aPembangunan Berkelanjutan aPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui perkembangan pengaturan teknologi nuklir sebagai energi untuk pembangunan berkelanjutan dalam lingkup internasional, regional, dan nasional; untuk menganalisis penerapan pengaturan di negara maju dan berkembang; dan untuk mengetahui dan memahami kesiapan Indonesia dalam menerapka n energi nuklir sebagai salah satu pilihan energi alternatif. Penelitian ini merupakan penelitian hukum normatif untuk memperoleh informasi yang relevan. Teknik pengumpulan bahan hukum dilakukan dengan studi kepustakaan, yaitu dengan mengumpulkan berbagai dokumen berupa bahan hukum primer dan bahan hukum sekunder, dan diperkuat dengan hasil wawancara tidak terstruktur yang dilakukan dengan informan yang dipilih. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) perkembangan pengaturan energi nuklir dalam lingkup inte rnasional terdiri dari konvensi - konvensi tentang safety, security, dan liability ; dalam lingkup regional, terdapat perjanjian yg mengikat para pihak secara regional tentang pemanfaatan energi nuklir di regional Uni Eropa dan ASEAN; dan secara nasional terd apat Undang - Undang, Peraturan Pemerintah, dan Peraturan Presiden yang berlaku di Indonesia. Perkembangan pengaturan energi nuklir menegaskan adanya perlindungan hukum secara umum yang diatur dalam ketentuan hukum terdahulu dan mengatur tentang perlindungan hukum secara khusus pada masa sekarang; (2) implementasi pengaturan energi nuklir di negara maju dan berkembang dilaksanakan dengan adanya pemanfaatan, standarisasi keamanan, dan penerapan National Determined Contribution (NDC) yang merupakan komitmen negara - negara untuk mengurangi emisi Gas Rumah Kaca; (3) kesiapan Indonesia dalam menerapkan energi nuklir dilakukan dengan meratifikasi konvensi - konvensi internasional, menerbitkan Undang - undang, serta menerbitkan regulasi dari Badan Pengawas Tenaga Nukli r, kesiapan dalam bidang infrastruktur yang digunakan untuk penguatan teknologi, serta Indonesia berkomitmen untuk menurunkan 26% emisi Gas Rumah Kaca di tahun 2020.