PENGARUH SEDIMEN BAKAU SEBAGAI SUMBER INOKULUM MIKROBA UNTUK REDUKSI LOGAM BERAT TIMBAL (Pb), TEMBAGA (Cu), BESI (Fe) DAN SULFAT PADA AIR ASAM TAMBANG / text Universitas Hasanuddin : Fakultas Mipa, 2017 | Telah dilakukan penelitian mengenai pengaruh sedimen bakau untuk reduksi logam berat dan sulfat pada air asam tambang (AAT). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh sedimen bakau dalam mereduksi timbal (Pb), tembaga (Cu) dan besi (Fe), meningkatkan pH, menurunkan kadar sulfat dan meningkatkan jumlah mikroba. Perubahan pH diukur dengan menggunakan pH meter, kadar sulfat diukur dengan metode titrasi dan total mikroba dihitung dengan metode SPC (standar plate count). Pengukuran kadar logam berat dengan menggunakan metode Spektrofotometri Serapan Atom (SSA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian sedimen bakau pada perlakuan P1, P2 dan P3 pada AAT dapat meningkatkan pH AAT secara berturut-turut dari 2,22, 2,14 dan 2,16 menjadi 7,21, 7,22 dan 7,13 setelah 30 hari. Pemberian sedimen bakau juga mampu menurunkan kadar sulfat dari konsentrasi sulfat pada AAT dalam waktu 30 hari dari kadar awal berturut-turut sebesar 383,25 ppm, 408,34 ppm dan 405,15 ppm menjadi 225,51 ppm, 181,34 ppm dan 211,32 ppm. Pemberian sedimen bakau mampu menurunkan kadar logam Pb, Cu, Fe pada hari pertama sebanyak 1,5493 ppm, 1,87 ppm dan 2,20 ppm menjadi 0 ppm, 0,0431 ppm dan 1,2231 ppm. Penelitian ini juga menunjukkan bahwa jumlah mikroba pada sedimen terus mengalami kenaikan pada hari ke-30 yaitu 1,2 x 10 12 CFU/mL, 1,9 x 10 12 CFU/mL dan 4,6 x 10 10 CFU/mL Sedimen, Air Asam Tambang, Bakteri Pereduksi Sulfat