PERAN EFIKASI DIRI DAN SUPPORT SYSTEM TERHADAP KEPATUHAN PENGOBATAN ANTI RETROVIRAL (ARV) DAN KUALITAS HIDUP (CD4) PADA PASIEN HIV/AIDS DI KLINIK VCT PUSKESMAS JUMPANDANG BARU KOTA MAKASSAR Ade Rendra Kurniawan1. Elly Sjattar2. Muh. Nasrum Massi3 #CONTRIBUTOR# text local jou local dc_document #PUBLISHER# 2017 ind Pasien HIV/AIDS harus patuh terhadap pengobatan Anti Retroviral (ARV) karena mereka sangat rentan terhadap penyakit yang berdampak pada kualitas hidupnya, sehingga dibutuhkan efikasi diri berbagai macam support system dalam penangan pasien HIV/AIDS. Penelitian ini bertujuan menganalisa peran efikasi diri dan support system terhadap kepatuhan pengobatan Anti Retroviral (ARV) dan kualitas hidup pada pasien HIV/AIDS di Klinik VCT Puskesmas Jumpandang Baru Kota Makassar. Penelitian ini menggunakan metode survei analitik. Pengambilan sampel menggunakan teknik penyampelan konsekutif. Jumlah samplel 36 orang. Data di uji dengan uji statistik korelasi Spearman. Hasil penelitian menunjukkan ada korelasi (p=0,047), interaksi petugas (p=0,000), dan keterampilan konselor (p=0,005) terhadap kepatuhan terapi ARV pasien. Akses pelayanan kesehatan (p=0,411), dukungan keluarga (p=0,073), dan dukungan teman (p=0,553) tidak berkorelasi terhadap kepatuhan terapi ARV pasien. Ada korelasi dukungan keluarga (p=0,020) dan dukungan teman (p=0,009) terhadap kualitas hidup pasien. Adapun efikasi (p=0,925), akses pelayanan kesehatan (p=0,710), interaksi petugas (p=0,132), dan keterampilan konselor (p=0,963) tidak berkorelasi terhadap kualitas hidup pasien. Ada korelasi kepatuhan terapi ARV terhadap kualitas hidup (p=0,010) dan peningkatan CD4 pasien HIV/AIDS (p=0,000 effikasi diri, support system, kepatuhan, pengobatan Antiretrtoviral (ARV), kualitas hidup, dan pasien HIV /AIDS #RIGHTS#