HUBUNGAN STATUS GIZI, KONDISI PENYAKIT, DAN KEBAHAGIAAN TERHADAP KUALITAS HIDUP PADA LANSIA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SUDIANG RAYA KOTA MAKASSAR TAHUN 2016 #TITLE_ALTERNATIVE##TITLE_SERIES# Puspa Dewi Trianingsih1, Burhanuddin Bahar1, Citrakesumasari1 text jou dc_document #PUBLISHER# 2016 ind Quality of Life adalah istilah yang digunakan untuk mengukur kesejahteraan. Namun, semakinbertambahnya usia mengakibatkan kualitas hidup lansia menurun. Tujuan penelitian ini adalah untukmengetahui hubungan status gizi, kondisi penyakit, dan kebahagiaan terhadap kualitas hidup padalansia di Wilayah Kerja Puskesmas Sudiang Raya Kota Makassar. Penelitian ini adalah observasionaldengan desain Cross Sectional. Populasi sebanyak 322 jiwa dan sampel berjumlah 52 orang denganmenggunakan teknik purposive sampling. Analisa data yang dilakukan adalah univariat dan bivariat.Hasil penelitian menunjukan bahwa lansia dengan status gizi kurus sebanyak 13 responden (25%), gizinormal sebanyak 26 responden (50%) dan gizi gemuk sebanyak 13 responden (25%). Untuk kondisipenyakit yaitu 27 responden (51,9%) menderita penyakit dan 35 responden (67,3%) memiliki keluhansakit. Kebahagiaan lansia yaitu 44 responden (84,6%) merasa bahagia. Sedangkan kualitas hiduplansia sebanyak 49 responden (94,2%) memiliki kualitas hidup baik. Hasil uji statistik menunjukkanbahwa dari 3 variabel independen yang diteliti, terdapat 1 variabel yang memiliki hubungan denganvariabel dependen, yaitu kebahagiaan (p = 0,003). Sedangkan variabel status gizi (p = 1,000) dankondisi penyakit (p = 1,000 dan p = 0,542) tidak berhubungan dengan variabel dependen. Penelitianini menyarankan agar dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai faktor-faktor penyebab malnutrisi,penyakit, dan kebahagiaan pada lansia perempuan. #RIGHTS# Bahasa Indonesia Lansia, Kebahagiaan, Kualitas Hidup #SOURCE# #SOURCE_URL# --puspadewit-31171 /Jurnal/ 170503 20170503105815 INLIS000000000026456 Converted from MARCXML to MODS version 3.5 using MARC21slim2MODS3-5.xsl (Revision 1.106 2014/12/19)