02328 2200313 4500001002100000005001500021008004100036042000700077024002300084024001300107546002100120787019900141787000600340787019900346540001300545786001300558786001700571246001000588655001500598655002300613035001900636041000800655100002600663700001800689245010200707260002200809520109800831650008501929INLIS00000000002351220170503054235170503||||||||| | ||| |||| ||ind|| adc0 a--muhammadta-251000 a/Jurnal/ aBahasa Indonesia0 n12016-04-14 15:45:53--muhammadta-25100-1-16-muham-).pdf./files/disk1/502/--muhammadta-25100-1-16-muham-).pdf/download.php?id=1982216-MUHAMMAD TAUFIQ RAFIE(FILEminimizer).pdfapplication/pdf6051260 n10 n12016-04-14 15:45:53--muhammadta-25100-1-16-muham-).pdf./files/disk1/502/--muhammadta-25100-1-16-muham-).pdf/download.php?id=1982216-MUHAMMAD TAUFIQ RAFIE(FILEminimizer).pdfapplication/pdf605126 a#RIGHTS#0 n#SOURCE#0 n#SOURCE_URL#0 a-2016 02localajou 02localadc_document 0010-0517023512 aind0 aMuhammad Taufiq Rafie0 a#CONTRIBUTOR#00aPEMODELAN PROPAGASI GELOMBANG SEISMIK MENGGUNAKAN METODE BEDA – BERHINGGA (FINITE DIFFERENCE) b#PUBLISHER#c2016 aPenelitian mengenai gelombang akustik dan elastik dilakukan untuk menggambarkan kondisibawah permukaan secara akurat. Studi ini menjelaskan tentang pemodelan numerik propagasigelombang seismik untuk memahami perambatan gelombang akustik pada suatu kondisi tertentu.Pemodelan menggunakan metode numerik yang dimanfaatkan untuk melakukan simulasi numerikpropagasi gelombang seismik dalam medium geologi yang kompleks. Salah satu metode numerikyang digunakan pada penelitian ini yaitu metode beda – berhingga orde 2 menggunakanMATLAB. Program numerik diterapkan pada model geologi sintetik dalam medium VTI (VerticalTransverse Isotropy) dengan asumsi setiap lapisan bersifat homogen isotropik. Hasil analisis datamenunjukkan kesesuaian batas lapisan antara model geologi sintetik dengan penampang seismikyang dihasilkan dari pemodelan numerik dalam bentuk exploding reflector. Dari hasil tersebutdapat disimpulkan bahwa metode beda – berhingga berguna untuk pemodelan propagasigelombang seismik.Kata Kunci : Beda – berhingga Orde 2, Model Geologi Sintetik, Propagasi Gelombang Seismik 0aBeda – berhingga Orde 2, Model Geologi Sintetik, Propagasi Gelombang Seismik