03147 2200337 4500001002100000005001500021035002000036008004100056042000700097024002300104024006400127546002100191787020500212540001300417786001700430246001000447655002300457041000800480100002200488700002100510700001500531245014200546260006300688520194200751650003702693650002002730650000802750084001902758250001102777300002102788INLIS00000000001370120201108100914 a0010-0517013701201108 | | ind  adc0 a--wahyunitas-146680 a/Skripsi/Kesehatan Masyarakat / Public Health/Epidemiologi/ aBahasa Indonesia0 n12015-02-26 13:42:40--wahyunitas-14668-1-14-wahyu-).pdf./files/disk1/294/--wahyunitas-14668-1-14-wahyu-).pdf/download.php?id=1315514-Wahyunita Syahrir-K11110306(FILEminimizer).pdfapplication/pdf471550 a#RIGHTS#0 n#SOURCE_URL#0 a-2014 02localadc_document aind1 aWAHYUNITA SYAHRIR1 aRidwan Amiruddin0 aWahiduddin1 aFAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PEMANFAATAN KLINIK VOLUNTARY COUNSEL ING AND TESTING (VCT) DI PUSKESMAS KOTA MAKASSAR /cWahyunita Syahrir aUniversitas Hasanuddin :bFak. Kesehatan Masyarakat,c2014 aKasus HIV dan AIDS terdapat hampir di semua negara tanpa kecuali diIndonesia. Strategi nasional layanan HIV dan AIDS yang aktifadalahlayanankonseling dan tes HIVsukarelaatauVoluntary Counseling and Testing(VCT).Pemanfaatan VCT sangat pentingkarena merupakanpintu masukuntuk pencegahandan perawatan HIV dan AIDS.Pemanfaatan klinik VCT di Puskesmas KotaMakassarpadaTriwulan II Tahun 2013tergolong rendah yaitu987 kunjungandanhanya2,4%diantaranyakasusHIV. Padahal, puskesmas diharapkan sebagai tonggakutama upaya preventifdalammendeteksi dini HIV.Penelitian ini bertujuanuntukmengetahui faktor yang berhubungan denganpemanfaatan klinik VCT di Puskesmas Kota Makassar. Jenis penelitian yangdigunakan adalah observasionalanalitikdenganrancangancross sectional study.Populasi penelitianadalahseluruh klien VCT di Puskesmas Andalas, Jongaya danMakkasau Tahun 2013yang berjumlah2.717 orang. Sampel dalam penelitian inisebanyak 133orang yang dipilih secaraaccidental sampling.Data dianalisis denganmenggunakanujiChi Square ,dengana=0,05dan CI 95%.Hasil penelitian menunjukkan bahwa63,9% responden memanfaatkanklinik VCT dengan baik. Uji statistikpada 5 variabel terdapat3 variabel yangberhubungan dengan pemanfaatan klinikVCT yaitu pengetahuan (p=0,049),keterampilan petugas kesehatan (p=0,000) dan dukungan petugas kesehatan(p=0,000) Sedangkan2variabel lainnya tidak berhubungan dengan pemanfaatanklinik VCT yaitu sikap (p=0,555)dan dukungan keluarga (p=0,215).Disarankan agar petugas kesehatan menguatkan kegiatan penyuluhantentang cara penularan HIV, tujuan dan sasaran VCT. Konselor sebaiknyamemberikan pengertian dengan baik dalam mempersiapkan diri klien menghadapihasil testing HIV juga menciptakan suasana konselingyang nyaman. Klien yangpernah memanfaatkan klinik VCT sebaiknya menyebarkan informasi kepadakeluarga. Petugas kesehatan sebaiknya menjelaskan tentang tahap pelaksanaan VCTagar klien dapat memanfaatkan klinik VCT dengan baik 4aVoluntary Counseling and Testing 4aPemanfaatan VCT 4aHIV aJUR-KM14 SYA f aJurnal a15 hlm. :bilus.